Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Penjelasan Pertamina Soal Kelangkaan BBM di Halmahera Selatan

Pertamina mengimbau masyarakat di mana pun termasuk di Halmahera Selatan agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, bisa memicu kelangkaan

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
BBM: Tampak sejumlah sepeda motor sedang antre di SPBU Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara belum lama ini 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pihak PT Pertamina Patra Niaga menyatakan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara disebabkan cuaca buruk.

Adapun kelangkaan BBM di Halmahera Selatan susah terjadi sepekan terakhir. Jenis BBM yang sulit didapatkan masyarakat adalah pertalite, pertamax dan dexlite.

"Cauaca buruk menjadi penyebab utama keterlambatan distribusi BBM ke Labuha (ibu kota Halmahera Selatan), "kata Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Regional Papua Maluku Edi Mangun, Minggu (8/12/2024).

Edi menegaskan bahwa pasokan BBM tetap berada dalam pengawasan ketat, untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baca juga: LPI Klaim Punya Bukti Keterlibatan Para Kades di Pilkada Halmahera Selatan 2024

"Kami pastikan stok BBM mencukupi dan suplai tambahan telah dijadwalkan, untuk mengantisipasi kebutuhan mendatang, "jelasnya.

Pada 4 Desember 2024, Pertamina mencatat ketersediaan stok BBM di Pulau Bacan, Halmahera Selatan mencapai 61 kiloliter (KL) yang tersebar di 2 SPBU, 3 Pertashop dan 2 Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN). 

Stok ini, menurut edi, diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 8 hari ke depan.

Pertamina juga telah menyiapkan suplai tambahan untuk menjaga keamanan pasokan, terutama jika terjadi lonjakan permintaan yang tidak terduga.

KELANGKAAN: Area Manager Comm Rel dan Csr Pertamina Niaga Regional Papua Maluku, Maluku Utara Edi Mangun
Area Manager Comm Rel dan Csr Pertamina Niaga Regional Papua Maluku, Maluku Utara Edi Mangun (Tribunternate.com/Randi Basri)

Untuk mengantisipasi potensi gangguan, Edi mengatakan pihaknya menerapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pemantauan intensif di lapangan. 

Selain itu, pengiriman BBM ke SPBU dilakukan secara berkala untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar.

"Kami terus memonitor kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, "ungkapnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena hal ini dapat memperburuk situasi di lapangan.

Baca juga: Amasing Kota Barat FC Juarai Bupati Cup III Halmahera Selatan Lewat Drama Adu Penalti

"Kami meminta masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM sesuai kebutuhan, "ujar Edi.

Edi menambahkan, Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi BBM di Pulau Bacan dan wilayah sekitarnya meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca buruk.

"Walaupun cuaca alam saat ini masih buruk, tapi kami upayakan distribusi pasokan BBM sampai ke lokasi tujuan dengan tepat waktu, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved