Temuan Jasad di Sofifi
BREAKING NEWS : 5 Hari Tak Ngantor, PNS Dinas Kehutanan Halmahera Tengah Ditemukan Meninggal Dunia
Warga Kelurahan Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara digemparkan dengan penemuan jasad perempuan di Perumahan Graha Acacia
Penulis: Faisal Amin | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,TIDORE- Warga Kelurahan Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara digemparkan dengan penemuan jasad perempuan di Perumahan Graha Acacia 1, Selasa (21/1/ 2025).
Jasad tersebut berinisial AIS (46) yang berprofesi sebagai PNS di Dinas Kehutanan Kabupaten Halmahera Tengah.
AIS ditemukan dalam posisi tergeletak diatas tempat tidur kamarnya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Perairan Kecamatan Batang Dua Ternate, Tidak Berpotensi Tsunami
Kapolresta Tidore Kombes Pol Yury Nurhidayat menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernana AM, yang merupakan rekan kerja korban, AIS sudah tidak masuk kerja selama lima hari terakhir.
Sejumlah rekan AIS sempat menghubunginya, namun tidak pernah mendapat jawaban.
Ketidakhadiran AIS pada peringatan ulang tahun ke-25 Dinas Kehutanan pada Selasa (22/1) kemarin, semakin menimbulkan kekhawatiran rekan kerjanya.
Setelah acara HUT Dinas Kehutanan selesai, para rekan kerja memutuskan untuk menjenguk AIS di rumahnya.
Ketika tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 WIT, mereka mencium bau tak sedap dari arah rumah AIS.
Mereka pun mengetuk pintu dan menelepon AIS tetapi tidak membuahkan hasil, sehingga mereka memutuskan untuk membuka pintu belakang rumah.
Saat masuk, mereka menemukan pintu kamar AIS terkunci. Takut mengambil tindakan lebih jauh, mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada Lurah Sofifi dan Polsek Oba Utara.
"Sekitar pukul 14.00 WIT, pihak kepolisian bersama lurah tiba di lokasi. Setelah pintu kamar didobrak, korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidur," jelasnya.
Yury menjelaskan, setelah penemuan tersebut personel Polsek Oba Utara segera menghubungi rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Anggota Polres Ternate Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu
Berdasarkan keterangan dari keluarga korban, AIS diketahui memiliki riwayat penyakit maag dan tinggal seorang diri.
Meskipun demikian, keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi.
"Setelah dilakukan pemeriksaan awal, keluarga korban menerima bahwa kematian tersebut sudah ajal dan menolak dilakukan otopsi. Sesuai permintaan keluarga, jenazah korban dibawa ke Tidore untuk dimakamkan," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.