Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Temuan Jasad di Sofifi

Kronologi Penemuan Sopir yang Meninggal Dunia di Parkiran Pelabuhan Sofifi Tidore

Pria asal Halmahera Timur, Maluk Utara ditemukan meninggal dunia pada Selasa (28/1/2025)

Penulis: Faisal Amin | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok : Polresta Tidore
MAYAT : Warga mengerumuni mobil berisi mayat pria di parkiran Terminal Pelabuhan Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Selasa (28/1/2025). Mayat tersebut diidentifikasi berinisial JS, usia 39 tahun dan berasal dari Kabupaten Halmahera Timur. (Foto: Faisal Amin / Tribunternate.com) 

TRIBUNTERNATE.COM,TIDORE- Pria asal Halmahera Timur, Maluk Utara ditemukan meninggal dunia pada Selasa (28/1/2025).

Kapolresta Tidore Kombes Pol Yury Nurhidayat mengatakan, mayat pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya tersebut berinisial JS (39) itu merupakan warga Wayamli, Halmahera Timur.

Yury menjelaskan, mayat JS pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Fadlan Uwat.

Baca juga: 2 Kasus Korupsi Belum Ada Tersangka, Kejagung Diminta Evaluasi Kinerja Kejari Halmahera Selatan

Menurut keterangan Saksi, ia bersama JS dari Halmahera Timur menuju Sofifi pada Senin (27/1/2025) kemarin.

Tiba di Sofifi, mereka menuju Ke Kota Ternate pada Selasa (28/1) pagi. Kemudian kembali lagi ke Sofifi pada siang hari.

Saat tiba di Pelabuhan Sofifi, Fadlan menelpon JS namun tidak diangkat. Fadlan pun mencari JS dan menemukan mobilnya yang terparkir di terminal pelabuhan Sofifi.

Fadlan membuka pintu belakang mobil dengan maksud menaruh barang bawaan, namun saat membuka pintu, Fadlan melihat JS sudah terbaring dalam keadaan mesin dan AC mobil menyala.

"Fadlan mengecek Nadi JS, dan menyadari bahwa JS sudah meninggal dunia, Fadlan meminta tolong kepada orang disekitar," Jelas Yury.

Baca juga: 5 Hari Jaringan Telkomsel Hilang, Warga Desa Pencado - Maluli Taliabu Pakai Wifi untuk Komunikasi

Menerima laporan penemuan Mayat JS tersebut, personel Polsek Oba Utara langsung menuju tempat kejadian Perkara.

Polisi kemudian membawa mayat JS ke Rumah Sakit Sofifi untuk penanganan lebih lanjut.

"Setelah bertemu dengan keluarga, mereka menolak untuk dilakukan otopsi, kemudian jenazahnya dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan," tandas Yury. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved