Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Pohon Trembesi di Halmahera Selatan Bikin Jalan Bergelombang

Akar pohon trembesi membuat jalan disekitarnya bergelombang, meaki sudah diperbaiki Pemkab Halmahera Selatan, namun masih menyisahkan lubang

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
KELUHAN: Tampak sejumlah pohon trembesi berdiri tegak di pinggir ruas jalan Desa Hidayat-Marabose, Kacamatan Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (16/2/2025). Pengendara meminta pemerintah ambil sikap karena pohon ini mengancam keselamatan 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Keberadaan pohon trembesi dengan ukuran besar di Kecamatan Bacan dan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, tidak hanya menjadi ancaman bagi para pengendara.

Tetapi juga membuat sejumlah ruas jalan bergelombang, karena akarnya menembus bawah jalan.

Pantauan Tribunternate.com, Minggu (16/2/2025), ruas jalan bergelombang akibat akar pohon trembesi terdapat di ruas Desa Hidayat-Marabose, dan jalan di kawasan kantor pemerintahan.

Para pengendara yang melintasi tampak berhati-hati. Sesekali mereka menghindar dari jalan bergelombang jika dari arah berlawanan tidak ada kendaraan lain.

Baca juga: Yudian Wahyudi Dijadwalkan Kunker ke Maluku Utara, Ini Agendanya

Hardin Ambarat (30), Warga Desa Hidayat berharap ada langkah penanganan yang diambil Pemkab Halmehera Selatan.

Menurut dia, kondisi jalan bergelombang seperti ini, secara otomatis ada potensi kecelakaan lalu lintas.

"Kalau orang tidak tahu, terus bawa motor dengan kecepatan tinggi maka di akan jamping. Kemudian jalan yang bergelombang inikan lumayan banyak, "kata Hardin.

"Jadi pemerintah daerah sudah harus perbaiki. Kalau tidak, ini bahaya ke depannya, jadi kami harap diperbaiki," imbuhnya.

Hardin mengatakan sempat melihat ada perbaikan sebagian badan jalan tepat di arah Hidayat-Marabose.

Jalan yang diperbaiki, bergelombang akibat akar dari pohon Trembesi yang masuk di bawah badan jalan.

"Itu kalau tidak salah tahun lalu ada perbaikan, tapi baru sebagian. Tapi kan masih ada beberapa titik yang belum diperbaiki, misalnya jalan arah menuju Kantor KPU," tandasnya.

Terkait keberadaan pohon trembesi yang dinilai membahayakan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Selatan Samsu Abubakar sebelumnya sudah angkat bicara.

Yang mana pihaknya sejauh ini sangat memperhatikan betul keberadaan pohon, dengan nama latin Samanea Saman tersebut.

Sehingga ada upaya penebangan dari tahun 2024 sampai sekarang masi berjalan, dengan jumlah 300 pohon lebih.

"Kurang lebih ada 1000 pohon trembesi untuk membuat kota hijau, khususnya daerah ibu kota Labuha," kata Samsu, Kamis (13/2/2025).

Baca juga: Yudian Wahyudi Dijadwalkan Kunker ke Maluku Utara, Ini Agendanya

Samsu menambahkan, pohon trembesi yang di tebang, pertama mengganggu fasilitas jalan raya, yang berpotensi tumbang ketika diterpa cuaca buruk. Kemudian yang dapat mengganggu kabel listrik.

Samsu juga mengaku, pihaknya telah mendapat laporan terkait dengan ancaman pohon Trembesi terhadap para pengendara.

"Kami akan menggantikan atau menanam dengan yang baru, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved