Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadan 2025

Doa Niat Puasa Ramadhan, Ada Bacaan untuk Satu Bulan Penuh, Ada 2 Mahzab, Simak Penjelasan Lengkap

Ternyata ada dua bacaan, yakni untuk niat puasa harian serta niat untuk satu bulan penuh.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Freepik/jcomp
DOA NIAT PUASA - Ilustrasi berdoa dari freepik.com. Ternyata ada dua bacaan, yakni untuk niat puasa harian serta niat untuk satu bulan penuh. 

TRIBUNTERNATE.COM - Simak doa niat puasa Ramadan yang biasa digunakan oleh umat Muslim.

Ternyata ada dua bacaan, yakni untuk niat puasa harian serta niat untuk satu bulan penuh.

Diketahui, Muhammadiyah sudah mengumumkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada besok Sabtu, 1 Maret 2025.

Baca juga: 2 Versi Doa Buka Puasa Ramadhan, Dzahabazh Zhomau dan Allahuma Laka Shumtu, Mana yang Sahih?

Baca juga: Begini Cara Bangun Sahur agar Tidak Kesiangan, Besok Hari Pertama Puasa Ramadan 2025

Sedangkan pemerintah masih akan menggelar sidang isbat pada hari ini, Jumat 28 Februari 2025.

Selama Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Salah satu rukun yang wajib dilakukan setiap Muslim yang hendak berpuasa Ramadhan adalah membaca niat.

Namun, banyak muncul pertanyaan apa hukum baca niat puasa sekali untuk sebulan penuh?

Bolehkah baca niat puasa Ramadhan untuk satu bulan penuh?

Ulama Ustaz Abdul Somad pun menjelaskan mengenai hal tersebut dalam kanal YouTube Wadah Ilmu yang diunggah pada 25 April 2021.

Mulanya, dia menjelaskan niat puasa Ramadhan yang dibacakan setiap hari.

"Nawaitu shouma ghodin an adha'i fardhi syahri romadhona hadihisshanati lillahi ta'alaa," kata Ustaz Abdul Somad dalam video tersebut.

Terkait niat puasa dibacakan satu kali untuk sebulan, Ustaz Abdul Somad menjelaskan berdasarkan 2 mazhab yang berbeda.

"Ada perbedaan antara mazhab Syafi'i dengan mazhab Maliki, kalau mazhab Syafi'i satu hari satu niat," kata ustaz yang akrab disapa UAS tersebut.

"Jadi kalau besok puasa, niat hari ini sekali, nawaitu shouma ghodin an adha'i fardhi syahri romadhona hadihisshanati lillahi ta'alaa untuk satu hari," ujarnya.

"Tapi kalau mazhab Maliki ndak, mazhab Maliki bisa niat itu satu paket. Jadi satu Ramadhan itu untuk 29 atau 30 hari, nawaitu shouma syahri romadhon aku berniat untuk sebulan Ramadhan ini lillahi ta'alaa," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved