Ramadan 2025
Doa Niat Puasa Ramadhan, Ada Bacaan untuk Satu Bulan Penuh, Ada 2 Mahzab, Simak Penjelasan Lengkap
Ternyata ada dua bacaan, yakni untuk niat puasa harian serta niat untuk satu bulan penuh.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW ketika berbuka beliau membaca doa berikut ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan
insya Allah)”
Adapun doa berbuka yang tersebar di tengah-tengah kaum muslimin yaitu:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
“Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka)”
Doa ini berasal dari hadits hadits dho’if (lemah). Sehingga cukup do’a shahih yang kami sebutkan di atas yang hendaknya jadi pegangan dalam amalan.
Cara Bangun Sahur Tidak Kesiangan
Salah satu amalan sunah di bulan Ramadhan adalah menjalani sahur atau makan pada dini hari sebelum nantinya berpuasa hingga waktu berbuka tiba.
Bagi sebagian orang, bangun pada dini hari adalah hal yang sulit.
Bahkan ada orang yang memilih untuk tidak melaksanakan sahur lantaran merasa tidak sanggup untuk beranjak dari tempat tidur.
Sebagian dari mereka memilih untuk tetap berpuasa, sebagian lainnya menjadikan tidak sahur sebagai alasan untuk tidak berpuasa.
Padahal, menjalankan ibadah puasa Ramadhan hukumnya wajib sedangkan sahur adalah sunah.
Dikutip TribunTernate.com dari Panduan Ramadhan (2007) terbitan Tim Pustaka Muslim, Imam Nawawi rahimahullah menyebut pentingnya sahur.
"Karena dengan makan sahur akan semakin kuat melaksanakan puasa."
Bahkan Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.