Longboat Hilang Kontak
Hari Kedua Operasi SAR, 3 korban Longboat Terbalik di Perairan Maluku Utara Belum Ditemukan
Tim Sar Gabungan terus melakukan upaya pencarian 3 korban hilang akibat longboat terbalik
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Tim Sar Gabungan terus melakukan upaya pencarian 3 korban hilang akibat longboat terbalik.
Insiden itu terjadi di perairan antara Desa kawasi Obi, Halmahera Selatan dan Desa Waisum Kepulauan Sula pada beberapa waktu lalu.
Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani kepada Tribunternate.com menjelaskan, pada hari kedua operasi SAR, pihaknya melakukan pencarian menggunakan KRI Madidihang, RIB 01 Sanana, Kapal Patroli Polairud, dan longboat masyarakat.
Baca juga: Sherly Laos Kunjungi Menteri Pertanian Sebelum Kembali ke Maluku Utara, Bahas Apa ?
Iwan menuturkan, area pencarian di Perairan Desa Kawasi hingga laiwui. Kemudian, di perairan Desa Waisum sanana hingga tanjung pulau Pagama.
"upaya pencarian terus dilakukan, kami bergerak dari pagi hingga sore hari pukul 18.00 WIT, namun ketiga korban belum ditemukan," bebernya.
Baca juga: Gubernur Sherly Laos Sempatkan Ketemu Mentan di Jakarta: Wujudkan Maluku Utara Sejahtera dan Mandiri
Iwan mengungkapkan, pencarian akan dilanjutkan pada hari ketiga Selasa 4 Maret 2025 Pukul 07.30 WIT.
Adapun jumlah korban sebanyak 7 orang. Dan yang sudah ditemukan sebanyak 4 orang, yakni Rahman La Muhamad, La Kasi, Wa Sa'dia, dan Nidar
Sementara, 3 korban masih dalam lencarian yaknu Istri Bpk La Kasi (Nama Belum Di Ketahui), Nurul, dan Mila. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.