Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sherly Laos Belum Pernah Terjun Langsung, Gubernur Maluku Utara Kaget Dapat 99 Persen Suara di Sini

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, merasa takjub saat mendatangi Desa Tedeng, Jailolo, Halmahera Barat.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@s_tjo
99 PERSEN SUARA - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda dalam acara peletakan batu pertama gedung pastori di Paroki Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) di Tedeng, Jailolo, Halmahera Barat Kamis, 13 Maret 2025. Gambar tangkap layar diambil dari Instagram s_tjo pada 14 Maret 2025. Sherly Laos merasa takjub saat mendatangi Desa Tedeng. 

"Saya mewakili Provinsi Maluku Utara siap untuk berpartner, bersinergi dengan Bank Indonesia, untuk terus memajukan dan memberdayakan UMKM Maluku Utara."

"Kenapa perlu bersertifikat halal karena akan menambah nilai jual, membuat produk yang bersertifikat halal mempunyai kepercayaan yang lebih tinggi kepada konsumen, khususnya muslim yang memilih, dan di market tertentu itu adalah persyaratan harus memiliki sertifikat halal."

"Provinsi Maluku Utara akan bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memberikan pendampingan dan informasi dan saya budgetkan untuk membantu pembiayaan sertifikat halal kepada para UMKM."

"Karena sudah dibuka halal center, sudah bisa langsung daftar, di Kota Ternate, tidak perlu ke Makassar lagi," ujarnya saat pidato sambutan.

Misi Dagang Sukses

Kolaborasi Misi Dagang antara Jawa Timur dan Maluku Utara pada Rabu, 12 Maret 2025 sukses digelar.

Bahkan, transaksi dalam Misi Dagang itu mencapai Rp 500 miliar.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, bangga dengan acara tersebut.

Sherly Laos bekerja sama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Berbagai dagangan hasil laut seperti ikan tenggiri hingga rumput laut sangatlah diminati.

"Misi Dagang Jawa Timur – Maluku Utara hari ini 12 Maret 2025 sukses digelar dengan total transaksi mencapai setengah triliun rupiah! 

Sinergi ini bukan sekadar jual beli, tetapi langkah besar dalam memperkuat perdagangan daerah, mendorong hilirisasi produk Maluku Utara, dan menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih seimbang.

Dari ikan tenggiri, pala, hingga rumput laut, komoditas unggulan Malut kini semakin diminati. Ke depan, kita tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mengembangkan industri olahan agar nilai tambahnya lebih besar.

Dalam 3 tahun ke depan, harapannya neraca perdagangan Malut-Jatim bisa lebih seimbang! Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur @khofifah.ip, seluruh mitra dagang, dan pelaku usaha yang telah berpartisipasi.

Bersama, kita bangun ekonomi daerah yang lebih kuat dan berdaya saing!" tulis Sherly Laos dalam akun Instagramnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved