Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Rekap Kegiatan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos di Jakarta, Gercep Tempuh 6 Agenda dalam Empat Hari

Sherly Laos merincikan kegiatan Kunker dirinya sebagai Gubernur Maluku Utara, tempuh 6 kegiatan dalam empat hari

Dok Instagram @s_tjo
KEGIATAN SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos di salah satu kunkernya di Jakarta. Foto diunduh dari Instagram @s_tjo, Jumat (21/3/2025). Berikut rekap kegiatan Sherly Laos di Jakarta. tempuh 6 agenda dalam empat hari. 

TRIBUNTERNATE.COM, MALUKU UTARA - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos unggah rekapan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) dirinya di Jakarta.

Sherly Laos tempuh 6 agenda dalam empat hari yang terhitung mulai 17 hingga 20 Maret 2025 kemarin.

Unggahan tersebut dibagikan Sherly Laos melalui akun instagram pribadinya @s_tjo, Jumat (21/3/2025).

Baca juga: Sibuknya Sherly Laos di Jakarta, Hadiri Wisuda Anak, Sempatkan Kunker Hingga ke Ulang Tahun Anang

Baca juga: Awam di Birokrasi, Gubernur Malut Sherly Laos ke Ditjen Keuda, Belajar Tata Kelola Anggaran

Sherly Laos merincikan kegiatan Kunker dirinya sebagai Gubernur Maluku Utara, tempuh 6 kegiatan dalam empat hari.

Usai melalui serangkaian agenda tersebut, Sherly Laos mendapati banyak PR yang harus diselesaikan.

Meski begitu, kegiatan belajar dan konsultasi dengan beberapa tokoh tersebut memantapkan dirinya sebelum kembali bertugas di Maluku Utara.

sherly laos di salah satu agenda di jakarta
KEGIATAN SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos di salah satu kunkernya di Jakarta. Foto diunduh dari Instagram @s_tjo, Jumat (21/3/2025).

- 17 Maret – Bertemu Menteri Koperasi, konsultasi terkait Koperasi Merah Putih & potensi budidaya rumput laut. Lanjut konsultasi ke Ditjen Keuangan Daerah, tentang optimalisasi PAD & tata kelola keuangan.

- 18 Maret – Audiensi dengan Menteri BKPM bersama Pak Gubernur Sultra & Ibu Wagub Sulteng, konsultasi Optimalisasi objek pajak guna peningkatan PAD di sektor tambang & investasi.
Lanjut ke DJPK Kemenkeu, audiensi terkait perhitungan DBH, optimalisasi DAU & pembiayaan PPPK 2025.

- 19 Maret – Kunjungan ke Mensos, konsultasi Sekolah Rakyat & kuota PBI BPJS untuk warga pra-sejahtera Malut.

- 20 Maret – Bertemu Menteri Dikti dan jajarannya konsultasi peningkatan sarpras perguruan tinggi, kuota beasiswa & rencana kunjungan Pak Mentri ke Malut.

Sekarang saatnya kembali ke Malut! Banyak PR yang harus direalisasikan. Terima kasih atas dukungan semua pihak, mari lanjutkan kerja untuk Maluku Utara!  Dikutip pada Jumat (21/3/2025).

Sherly Laos di Jakarta, Hadiri Wisuda Anak, Kunker Hingga ke Ulang Tahun Anang

Sherly Laos sebelumnya izin ke Masyarakat Maluku Utara untuk hadiri wisuda putra bungsunya, Edbert Laos.

Wisuda tingkat SMA tersebut berlangsung pada Sabtu (15/3/2025) kemarin di Jakarta.

Di tengah kesibukannya sebagai Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tak melupakan perannya sebagai ibu.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, bersama ketiga anaknya, Edbert Laos, Edelyn Laos, dan Endrick Laos, serta tiga kerabat.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, bersama ketiga anaknya, Edbert Laos, Edelyn Laos, dan Endrick Laos, serta tiga kerabat. (Instagram.com/@s_tjo)

Padahal di hari sebelumnya, Jumat (14/3/2025), Sherly Laos harus pergi pagi pulang malam untuk menghadiri rentetan kegiatannya di tiga daerah sekaligus.

Libur di Hari Minggu, pada Senin (17/3/2025), Sherly Laos kunker ke Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri.

KUNKER SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos saat datang ke Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri, Senin (17/3/2025). Foto diunduh dari dari Instagram @s_tjo, Kamis (20/3/2025).
KUNKER SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos saat datang ke Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri, Senin (17/3/2025). Foto diunduh dari dari Instagram @s_tjo, Kamis (20/3/2025). (Dok Instagram @s_tjo)

Tak sampai di situ, pada Selasa (18/3/2025), Sherly Laos bersama Gubernur Sultra dan Wakil Gubernur Sulteng audiensi dengan Menteri BKPM.

Membahas kendala optimalisasi PAD, terutama di sektor pertambangan dan investasi.

Kegiatan tersebut diunggah Sherly Laos melalui Instagram pribadinya @s_tjo, Kamis (20/3/2025).

Hari ini, 18 Maret 2025, saya bersama Gubernur Sulawesi Tenggara @andisumangerukka87 dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah melakukan audiensi dengan Menteri BKPM untuk membahas kendala optimalisasi PAD, terutama di sektor pertambangan dan investasi.

Selanjutnya, saya melanjutkan pertemuan ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) - Kementerian Keuangan guna membahas transparansi perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH), optimalisasi Dana Alokasi Umum (DAU), serta anggaran untuk pembiayaan pengangkatan PPPK ke depan.

Diskusi ini sangat penting untuk memastikan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci keberlanjutan pembangunan! Dikutip pada Jumat (21/3/2025).

Setelah agenda kerja sebagai Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos sempatkan hadir ke acara ulang tahun Anang Hermansyah.

Setelah agenda kerja, saya melanjutkan dengan silaturahmi di perayaan ulang tahun Mas @ananghijau . Selamat ulang tahun, semoga sehat, sukses, dan terus menginspirasi! Dikutip pada Jumat (21/3/2025).

Gubernur Malut Sherly Laos Konsultasi ke Ditjen Keuda, Belajar Tata Kelola Keuangan

KUNJUNGAN - Foto bersama Gubernur Sherly Laos dan Dirjen Bina Keuda Kemendagri, A.Fatoni saat kunjungan pada Senin (17/3/2025) di Ruang Rapat Ditjen Bina Keuda, Jakarta.
KUNJUNGAN - Foto bersama Gubernur Sherly Laos dan Dirjen Bina Keuda Kemendagri, A.Fatoni saat kunjungan pada Senin (17/3/2025) di Ruang Rapat Ditjen Bina Keuda, Jakarta. (Dok : Instagram Ditjen Bina Keuda)

Kunjungan kerja (Kunker) Sherly Laos ini berlangsung di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Sherly Laos berkonsultasi langsung dengan Dirjen Keuangan Daerah (Keuda) terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada unggahan video terkait kunjungannya yang diunggah ke akun Instagram @s_tjo, Sherly Laos mengaku masih awam di Birokrasi.

Karena seperti yang diketahui, Ibu tiga anak ini datang dari latar belakang seorang pebisnis.

Sebelumnya Sherly Laos hanya mendampingi mendiang suami, Benny Laos, kala itu sebagai Bupati Morotai dan Calon Gubernur Maluku Utara.

Mengaku awam, Sherly Laos terbuka meminta tips dari Dirjen Keuangan Daerah, demi mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

"Ada tips bagaimana kalau, saya kan Birokrasi baru ya pak, maaf kalau kita di Perusahaan kan pengajuan itu sangat detail,"

"Semua kekontrol, semua rupiah yang kekontrol oleh keuangan. Kalau di Birokrasi juga kayak gitu?" tanya Sherly Laos.

Mengingat adanya efisiensi anggara, Sherly Laos juga berkonsultasi ke Dirjen agar nantinya dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.

"Terkait inpres nomor satu efisiensi, kan kemarin kita diarahkan untuk DAU efisiensinya Rp 160 miliar, itu sudah kita efisiensikan,"

"Nah kemudian setelah saya buka-buka itu, ternyata di setiap dinas itu banyak sekali DAU-DAU yang sebenarnya programnya itu gak jelas,"

"Kayak peningkatan, penguatan, bla bla bla, saya boleh bintangkan dan ganti dengan program lain di APBD nanti," Ujar Sherly Laos.

Dirjen Keuda menjelaskan secara detail ke Sherly Laos mengenai kebijakan efisiensi anggaran dari pusat.

Terjalin komunikasi dan konsultasi yang intensif, agar Sherly Laos memiliki pemahaman yang benar soal pengelolaan anggaran

"Iyah kalau yang sudah pasti dikurangin itu kan untuk infrastruktur ya yang dari pusat, kan udah di nol kan,"

"Kalau yang lain itu sekarang terserah ibu di daerah ibu. Betul itu pernyataan di pidato ibu yang disampaikan itu,"

"Jadi efisiensi itu bukan dikurangi kemudian dibawa ke pusat, tapi direlokasi kata ibu itu, direfokusi, diarahkan ke anggaran yang tepat,"

"Inilah saat yang paling pas. Ini ada tiga momen, yang pertama baru tahun anggaran baru masuk, yang kedua Kepala Daerah baru masuk untuk segera penyesuaian, yang ketiga ada kebijakan pusat,"

"Jadi saatnya sekarang ibu lihat di OPD-OPD tadi yang memang gak penting sudah diambil-ambil." Jelas Dirjen Keuda.

Pada unggahan lainnya, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mengucapkan terimakasih untuk diskusi tata kelola keuangan tersebut.

Sherly Laos berharap kedepan ada sinergi yang kuat antara pusat dan daerah untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang berdampak nyata untuk Masyarakat Maluku Utara.

Dalam upaya meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memastikan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan, saya melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri.

Komunikasi dan konsultasi yang intensif sangat penting bagi para pelaksana keuangan daerah agar memiliki pemahaman yang benar terhadap mekanisme pengelolaan anggaran, baik dalam aspek perencanaan, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan daerah. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat meminimalisir risiko kesalahan administrasi, meningkatkan transparansi, serta mendorong efisiensi dan efektivitas penggunaan APBD.

Terima kasih kepada Ditjen Keuangan Daerah atas diskusi yang konstruktif dan bermanfaat. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah akan menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola keuangan Maluku Utara yang semakin baik dan berdampak nyata bagi masyarakat!  Dikutip pada Jumat (21/3/2025). (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved