Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Keluhan Sherly Laos soal Unkhair di Ternate padahal Ibu Kota di Sofifi: Biaya Hidup Terlalu Tinggi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, mengeluhkan Universitas Khairun sebagai universitas negeri yang hanya ada di Kota Ternate.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TribunTernate.com/Sansul Sardi
KELUHAN SHERLY LAOS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos pada Jumat (21/3/2025). Sherly Laos mengeluhkan Universitas Khairun sebagai universitas negeri yang hanya ada di Kota Ternate. 

TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, mengeluhkan situasi pendidikan yang ada di wilayahnya.

Yakni Universitas Khairun sebagai universitas negeri yang hanya ada di Kota Ternate.

Sherly Laos mengeluhkan biaya hidup di Kota Ternate yang terlalu tinggi sehingga bisa memberatkan para calon mahasiswa di seluruh penjuru Maluku Utara jika ingin berkuliah di sana.

Baca juga: Sherly Laos Menghadap Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto, Konsultasi untuk Majukan Pendidikan Malut

Baca juga: Demi Keuangan Maluku Utara yang Transparan, Sherly Laos Rela Belajar dari Nol dan Minta Pendampingan

Keluhan ini disampaikan Sherly Laos kepada Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, saat kunjungan di Jakarta.

Tepatnya pada Kamis, 20 Maret 2025, Sherly Laos bersama rombongan mendatangi Kementerian Diktisaintek.

Sherly Laos didampingi oleh Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Dr. Graal Taliawo, serta para Rektor Perguruan Tinggi Malut.

Dalam konsultasinya dengan sang menteri, Sherly Laos menananyakan beberapa hal.

Di antaranya soal Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, beasiswa, serta pembangunan kampus.

Sherly Laos juga menceritakan soal Universitas Khairun yang berada di Ternate, sedangkan ibu kota Maluku Utara adalah Sofifi.

Sang gubernur menceritakan bahwa kondisi biaya hidup di Ternate terlalu tinggi dan Sofifi yang terlalu sepi.

"Kan ini sekarang Universitas Khairun adanya di Ternate, sedangkan ibu kotanya itu kan adanya di Sofifi."

"Dan biaya hidup di Kota Ternate itu sangat tinggi, sehingga mungkin (diadakan program) kuliahnya gratis," ujar Sherly Laos.

"Berapa jauh?" tanya sang menteri.

"Harus menyeberang sejam jalur laut. Sedangkan biaya hidup di Sofifi itu jauh lebih rendah dan lahannya itu lebih luas."

"Karena selama ini ibu kotanya sepi, sehingga living cost untuk mahasiswa dari kabupaten/kota lain untuk tinggal di Ternate itu paling murah Rp 1.000.000 dan biaya makannya mungkin Rp 1.500.000," jelas Sherly Laos.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved