Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Lebaran 2025

Gelar Salat Ied Hari Ini, Jejak Sejarah Adat Desa Kawalo di Pulau Taliabu

Secara adat dan sudah diwariskan sejak dulu, Warga Desa Kawalo punya metode sendiri dalam perhitungan 1 Ramadan dan 1 Syawal

|
Tribunternate.com/Laode Havidl
TRADISI - Foto bersama Ketua Adat, Kepala Desa Kawalo, Imam hingga warga usai jalani Shalat Ied Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Sabtu (29/3/2025). Berikut jejak sejarah adat Desa Kawalo di Pulau Taliabu, Maluku Utara. 

Pesiapan Lebaran yang lebih awal dari penetapan Pemerintah ini juga dibenarkan Kepala Desa Kawalo Sano B Parigi.

Meski berbeda, kata Sano, mereka tetap berpegang pada Adat yang telah dijalani turun-temurun tersebut.

"Sebagai Pemerintah Desa saya mengajak seluruh warga Desa Kawalo, bahwa marilah kita menjaga kerukunan diantara kita,"

"Walaupun penetapan hari Lebaran kita berbeda dengan Pemerintah, kita tetap dengan adat yang kita sudah lakukan turun temurun dari orang-orang tua kita,"

"Namun saya sampaikan kepada kita semua untuk tetap menjaga kerukunan dan kita saling menghargai." Ujar Kiswanto Umasangadji.

Perlu diketahui juga, bahwa penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal yang berbeda ini juga merupakan keputusan seluruh warga Desa di sana.

Penetapan dengan metode perhitungan yang berbeda ini melibatkan Tokoh Adat, Tokoh Agama hingga Pemerintah Desa.

"Perlu saya sampaikan kembali terkait penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal ini adalah keputusan bersama,"

"Pemerintah Desa,Tokoh Adat, Tokoh Agama sehingga kita memutuskan untuk menetapkan 1 Ramadan maupun 1 Syawal," Ujar Ketua Adat. 

Adapun selain warga Desa Kawalo, warga Desa Woyo dan Desa Holbota juga merayakan hari Raya Idul Fitri pada hari ini. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved