Pemkab Halmahera Selatan
Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Halmahera Selatan Sasar Lahan Tidur
Sementara untuk garapan lahan tidur, ditargetkan menyentuh ke seluruh wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) menyasar lahan tidur sebagai objek pengembangan pertanian hortikultura.
Pada tahun ini, DPPKP berencana menggandeng sebanyak mungkin kelompok tani untuk menyediakan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Makan bergizi gratis itu mulai dari karbohidrat sampai dengan protein. Nah untuk karbohidrat, tentunya membutuhkan lahan kita yang sudah ada."
"Kita akan maksimalkan, dan lahan-lahan tidur kemarin sudah kita mulai buka dengan kebijakan jika ada kelompok tani yang mau pinjam pakai alat, kita kasih, ujar Kepala DPPKP Halmahera Selatan Agus Heriawan, Minggu (30/3/2025).
Baca juga: Kepala Kemenag Banggai Drs. H. Suardi Kandjai Jadi Penceramah Salat Idul Fitri 2025 di Taliabu
Dalam mendorong produktivitas petani, Agus mengatakan pihaknya memprioritaskan petani yang benar-benar ingin berkembang.
Oleh sebab itu, proses pinjam pakai alat pertanian, distribusi bibit dan pupuk diupayakan tepat sasaran.
Sementara untuk garapan lahan tidur, ditargetkan menyentuh ke seluruh wilayah Halmahera Selatan.
"Contohnya seperti hanya menyampaikan surat tapi tidak ditindaklanjuti untuk datang menghadap ke kami."
"Jadi kita pinjamkan alat juga harus tepat sasaran agar garapan lahan tidur ini dapat dimanfaatkan dengan baik, "ungkapnya.
Baca juga: Lapangan Sepakbola di Desa Bobong Taliabu Jadi Venue Pelaksanaan Salat Idul Fitri 2025
Menurut Agus, awal 2025 ini sudah ada beberapa program pengembangan petani yang sudah berjalan, salah satunya penyediaan bibit tanaman di Kecamatan Gane Timur dan pembukaan Sekolah Lapang (SL).
Pihaknya juga akan menggandeng TNI-Polri untuk proses penggarapan lahan tidur dalam rangka mendorong kebutuhan program MBG dan ketahanan pangan.
"Kemudian juga ada sekolah lapang. Sekolah lapang itu bagian dari pada infrastruktur untuk memenuhi swasembada pangan dan ketahanan pangan, itu juga salah satu infrastruktur, "pungkas Agus. (*)
| Harumkan Nama Daerah, Dirut PDAM Halmahera Selatan Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026 |
|
|---|
| Pemkab Halsel Hibahkan Rp2 Miliar untuk KONI Jelang Porprov Malut 2026, 22 Cabor Siap Tanding |
|
|---|
| Gaji ke 13 ASN Halmahera Selatan Cair Setelah Idul Adha, TPP 3 Bulan Segera Menyusul |
|
|---|
| DBH Senilai Rp 501 Miliar Belum Cair, Pemkab Halmahera Selatan Prioritaskan Belanja Wajib |
|
|---|
| Pemkab Halsel Fokus Selesaikan Utang Proyek Lama dan Gaji Pegawai: Kegiatan 2026 Tunggu DBH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/04062024_Agusherlawan0406202424124.jpg)