Pemprov Malut
Ribuan Nelayan Maluku Utara Kini Punya Jamsostek, Sherly Laos Perjuangkan: Demi Keadilan
Ribuan nelayan di Maluku Utara kini sudah terjamin layanan Jamsostek berkat Sherly Laos.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Ribuan nelayan di Maluku Utara kini sudah terjamin layanan Jamsostek.
Hal ini berkat perjuangan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda.
Sherly Laos sebisa mungkin memperjuangkan keadilan sosial bagi para pekerja rentan di wilayahnya.
Baca juga: Maluku Utara Kaya tapi Rakyatnya Miskin, Sherly Laos Prihatin: Saya Ditanya Orang-orang Pusat
Baca juga: Sherly Laos Perjuangkan Keadilan bagi Pekerja Rentan, Pastikan Nelayan Malut Terlindung Jamsostek
Salah satu langkahnya adalah dengan mengejar Universal Coverage Jamsostek atau UCJ, di mana layanan Jamsostek akan bisa dirasakan oleh para pekerja rentan.
Pada Selasa, 6 Mei 2025, Sherly Laos menandatangani nota kesepakatan dan PKS dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para nelayan.
Langkah itu diunggah Sherly Laos melalui Instagram resminya.
"Hari ini kami menandatangani Nota Kesepakatan & PKS dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah nyata menuju Universal Coverage Jamsostek di Maluku Utara.
Sebanyak 4.746 nelayan kini mulai terlindungi lewat program jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagai bagian dari Negara hadir untuk memberikan perlindungan sosial.
Ini bukan sekadar kerja sama—ini komitmen untuk menghadirkan keadilan sosial bagi pekerja rentan di laut Maluku Utara." tulisnya.
Harapan Sherly Laos
Begini harapan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, untuk warga di wilayah pemerintahannya.
Sherly Laos berpikir visioner untuk masa depan warga Maluku Utara.
Maka dari itu, Sherly Laos menganggap bahwa kebutuhan dasar warganya adalah pendidikan.
Hal ini disampaikan Sherly Laos dalam acara Ramah Tamah bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.
Acara tersebut digelar di Ballroom Sahid Bela Hotel, Kota Ternate, Senin 21 April 2025.
Dalam sambutannya, Sherly Laos memberi jawaban begini kala ditanya oleh para pejabat di pemerintahan pusat.
Istri mendiang Benny Laos itu berharap setiap warganya punya bekal masing-masing untuk masa depannya nanti.
"Negeri yang sangat kaya ini tetapi faktanya kita miskin. Ketika orang-orang di pusat tanya 'Apa yang dibutuhkan oleh Maluku Utara, Ibu Gub?'."
"Jawaban saya sederhana 'Kami masih membutuhkan air bersih, kami masih membutuhkan jalan dan jembatan, kami masih membutuh pendidikan dan kesehatan yang layak dan terjangkau'."
"Yang kami butuhkan hanya basic needs, iya kami kaya tapi kami miskin, dan pendidikan adalah salah satu cara untuk menghapus kemiskinan struktural."
"Ketika suatu hari nanti sumber daya alamnya habis, masyarakatnya di situ sudah menjadi arsitek, sudah menjadi, pengacara," ucap sang gubernur.
Pemprov Perbaiki Akses Jalan
Gerak cepat Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda dan jajarannya dalam memperbaiki akses jalan yang terputus.
Telah terjadi longsor yang mengakibatkan terputusnya jembatan penghubung wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
Bencana yang diawali banjir itu terjadi pada 24-25 April 2025 hingga mengakibatkan akses jalan terputus.
Untuk segera menanggulanginya Pemprov Maluku Utara memberikan dana Rp7,3 miliar dari BTT untuk penanganan darurat.
"Respon cepat Pemprov Maluku Utara.
Akibat jembatan putus & longsor di Halut dan Halbar (24–25 April 2025), akses warga sempat terputus.
Kami alokasikan Rp7,3 M dari Dana BTT untuk penanganan darurat.
Jalan harus aman & terhubung. Ekonomi harus jalan.
Rakyat harus terlindungi." tulis Sherly Laos.
Sherly Laos Perjuangkan Tanah
Sherly Laos memperjuangkan hak milik tanah milik rakyat.
Sherly Laos memberi kepastian hukum untuk setiap jengkal tanah milik warga.
Hal ini dilakukan dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Maluku Utara dan BPN.
Kepastian ini juga merupakan pondasi untuk membangun pemerintahan yang lebih tertib, akuntabel, dan kuat.
"Dari legalisasi aset, kita siapkan ruang untuk pembangunan.
Dari kepastian hukum, kita hadirkan kesejahteraan untuk generasi masa depan.
Pemprov Maluku Utara juga berkomitmen mendukung penuh program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan BPN,
termasuk mendorong percepatan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Karena tanah bukan hanya soal hak milik, tapi soal keadilan, kepastian, dan masa depan.
Langkah kecil hari ini akan menjadi lompatan besar untuk #MalukuUtara yang lebih maju." tulis Sherly Laos di akun Instagram pada 29 April 2025.
Sherly Laos soal Fasilitas Kesehatan
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, memperjuangkan akses fasilitas kesehatan warganya.
Sherly Laos berharap, Maluku Utara bisa menjadi wilayah UHC atau Universal Health Coverage.
Di mana dengan modal KTP Maluku Utara, warga bisa mendapat layanan kesehatan gratis di seluruh Indonesia.
Untuk mencapai tujuan itu, Sherly Laos mengadakan diskusi dengan Kedeputian Wilayah X dan pejabat terkait.
"Akses Pelayanan Kesehatan Adalah Hak, Bukan Pilihan
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menjadikan kesehatan sebagai program prioritas. Bersama BPJS Kesehatan, kami tengah mencari solusi agar seluruh pemegang KTP Maluku Utara bisa mendapat layanan BPJS PRIORITAS - aktif hari itu juga di seluruh RS se-Indonesia-tanpa perlu menunggu sebulan proses administrasi.
BAGAIMANA PENDUDUK
Isu ini akan menjadi pembahasan utama dalam Musrenbang dan Rakor bersama 10 kepala daerah se-Maluku Utara, demi terwujudnya
Universal Health Coverage (UHC) yang menyeluruh dan berkeadilan." tulis Sherly Laos.
Persiapan Jemaah Haji
Sherly Laos mendoakan keselamatan dan kelanjaran seluruh prosesi yang akan dijalani calon jemaah haji Malut di Tanah Suci nanti.
Sebelum para jemaah haji Maluku Utara berangkat, Sherly Laos dan sang wakil, Sarbin Sehe, memastikan seluruh persiapan untuk para jemaah.
Pada Rabu, 23 April 2025, Sherly Laos mengadakan rapat koordinasi bersama Panitia Haji Provinsi Maluku Utara.
Sherly Laos dan Sarbin Sehe membahas segala hal mulai dari tes kesehatan, akomodasi, hingga uang saku jemaah.
"Hari ini saya bersama Pak Wakil Gubernur dan Sekda memimpin rapat koordinasi bersama panitia haji untuk memastikan kesiapan keberangkatan 1.076 jemaah haji asal Maluku Utara.
Alhamdulillah, seluruh persiapan berjalan lancar—mulai dari visa, paspor, tes kesehatan, Charter pesawat, transportasi, akomodasi di asrama haji, hingga anggaran dan uang saku jemaah—seluruhnya telah siap.
Saya mendoakan semoga seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, dan para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat." tulisnya.
Kegiatan Sherly Laos dan Sarbin Sehe
Inilah sejumlah kegiatan yang dilaksanakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, serta wakilnya, Sarbin Sehe, pada Rabu, 23 April 2025.
Sherly Laos dan Sarbin Sehe melakukan sejumlah kunjungan dengan pihak terkait.
Di antaranya RSUD dan RSJ Provinsi di Sofifi, lalu rapat dengan Sekretaris Daerah, serta rapat koordinasi panitia haji.
Sherly Laos dan Sarbin Sehe mengunjungi bangunan RSUD dan RSJ yang sangat membutuhkan renovasi segera.
Kemudian mendiskusikan soal ASN dari lulusan IPDN untuk dijadikan Satgas Pengawas Program Prioritas.
Dilanjutkan rapat persiapan keberangkatan haji para jemaah Maluku Utara.
Rangkaian kegiatan itu diunggah Sherly Laos di Instagramnya.
"Rabu, 23 April — Saya bersama Wakil Gubernur meninjau RSUD dan RSJ Provinsi di Sofifi. Banyak area yang perlu direnovasi demi layanan kesehatan yang lebih baik.
Lanjut bersama Pak Sekda, kami berdialog dengan ASN lulusan IPDN. Tujuannya: memetakan potensi dan memilih SDM terbaik untuk Satgas Pengawasan Program Prioritas.
Siangnya, kami memimpin Rapat Koordinasi Panitia Haji. Kesiapan keberangkatan 1.076 jemaah asal Maluku Utara telah rampung—dari visa, paspor, kesehatan, charter pesawat, akomodasi hingga uang saku.
Semoga seluruh proses ibadah berjalan lancar dan jemaah kembali ke tanah air dengan selamat." tulisnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.