Pemprov Malut
Pimpin Upacara HKN, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Launching Aplikasi Absen Hingga Evaluasi OPD
Dalam momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar pada Senin (19/5/2025) di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, kembali menegaskan komitmennya terhadap penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN).
Dalam momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar pada Senin (19/5/2025) di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos sekaligus meluncurkan aplikasi absensi terbaru berbasis teknologi biometrik atau “Palm Vein”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sherly Laos tiba tepat pukul 08.30 WIT. Upacara berlangsung khidmat, dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Asisten, serta seluruh pimpinan dan ASN lingkup Pemprov Malut.
Baca juga: Pembayaran Gaji Pegawai dan Nakes RSUD Ir Soekarno Morotai Berjalan Normal
“Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas, tapi untuk merefleksikan komitmen kita sebagai pelayan rakyat. Sebagai ASN, kita digaji dari uang rakyat. Maka sudah seharusnya kita menunjukkan integritas dan etos kerja tinggi,” tegas Sherly dalam amanatnya.
Ia menekankan bahwa 1/3 anggaran dalam APBD dialokasikan untuk belanja pegawai, sementara 2/3 sisanya diarahkan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
Disiplin Digital: Palm Vein Diresmikan
Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, Sherly Laos meresmikan penggunaan aplikasi absensi berbasis Palm Vein, teknologi biometrik yang menggunakan pola pembuluh darah di telapak tangan, menggantikan sistem absensi sidik jari konvensional.
“Palm Vein tidak hanya lebih akurat dan sulit dipalsukan, tetapi juga bentuk nyata penegakan kedisiplinan berbasis teknologi,” kata Sherly saat peluncuran aplikasi, didampingi Kepala Dinas Kominfosan, ESDM, PMD, serta sejumlah pejabat biro lainnya.
Uji coba dilakukan langsung oleh Sherly Laos dan Sarbin Sehe, memperlihatkan kesiapan Pemprov dalam menerapkan teknologi modern untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.
Evaluasi 89 Hari: OPD Harus Fokus dan Berdampak
Sherly juga menyampaikan hasil evaluasi 89 hari masa kepemimpinannya.
Ia menilai masih ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum menunjukkan arah kerja yang jelas dan output yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Beberapa OPD sudah punya perencanaan matang, tapi sebagian lain belum punya arah. Saya tegaskan, mulai sekarang semua program harus fokus pada output yang menyentuh langsung kepentingan rakyat,” ujarnya.
Baca juga: Pegawai Pemkab Morotai Diminta Hadiri Pembukaan STQ
Ia juga mengingatkan agar ASN tidak hanya fokus pada rutinitas, tetapi benar-benar menjalankan program prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah demi kemajuan Maluku Utara.
Kondisi Keuangan Siap, Asal Administrasi Lengkap
Menutup sambutannya, Sherly Laos menyinggung soal kesiapan keuangan daerah, termasuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja (TPP), yang menurutnya akan segera direalisasikan apabila seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
“Cashflow keuangan Pemprov dalam kondisi baik. Gaji dan TPP siap dibayarkan segera, asalkan semua administrasi lengkap," pungkasnya. (*)
| Pemulihan Pascagempa Ternate, Gubernur Malut Pastikan Bantuan dan Program RTLH Tepat Sasaran |
|
|---|
| Potensi Besar, Pemprov Malut Dorong Perikanan dan Budidaya di Halmahera Selatan |
|
|---|
| Pemprov Malut Fokus Pertanian dan Investasi untuk Akselerasi Ekonomi 2027 |
|
|---|
| Pemprov Malut Perkuat Sinergi Wujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak |
|
|---|
| Kinerja Penurunan Pengangguran Diuji, Pemprov Maluku Utara Lolos Verifikasi Awal Kemendagri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sherly-laos-apel-Senin-19-April.jpg)