Pemprov Malut
Sherly Laos Serahkan SK 1.394 PPPK Tahap I Pemprov Maluku Utara
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024, di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Jumat (23/5/2025).
Acara ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kontrak kerja bagi PPPK yang telah lolos seleksi.
Sebanyak 1.394 PPPK secara resmi diangkat melalui formasi ini, yang terdiri dari 1.214 tenaga teknis dan 180 tenaga guru.
Baca juga: Pemprov Maluku Utara Resmikan 4 Ruang Kelas Baru SMA Bintang Laut Ternate
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Malut dalam memperkuat pelayanan publik melalui perekrutan tenaga profesional yang kompeten dan berdedikasi.
Dalam sambutannya, Sherly Laos mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK yang telah menerima SK, sekaligus mengingatkan pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Saya berharap saudara-saudari semua mampu menunjukkan integritas, loyalitas, dan kinerja yang berdampak langsung bagi kemajuan instansi tempat anda bekerja. Pemerintah sangat mengandalkan kontribusi positif dari anda semua,” tegas Sherly.
Penyerahan SK dilakukan secara simbolis kepada tiga orang perwakilan PPPK yang telah mengabdi selama 15, 17, dan 20 tahun, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi.
Lebih lanjut, Sherly menekankan bahwa menjadi ASN hari ini bukan hanya soal administrasi pemerintahan, tetapi juga tuntutan untuk menjadi Smart ASN, yakni berintegritas, adaptif terhadap teknologi informasi, memiliki wawasan global, serta berjiwa kewirausahaan.
“Disiplin adalah indikator utama ASN yang profesional. Mengelola waktu, mematuhi regulasi, dan menunjukkan etos kerja adalah cermin komitmen kalian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Syam Sofyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelesaian tenaga non-ASN di Provinsi Maluku Utara ditargetkan rampung pada Desember 2024, dengan alokasi kuota sebanyak 2.207 formasi.
Yang terdiri dari 482 formasi guru, 192 formasi tenaga kesehatan, dan 1.533 formasi tenaga teknis.
Baca juga: Video Gaya Nyentrik Guardiola, Bos City Datang ke Pesta Perpisahan Kevin De Bruyne Naik Sepeda Ontel
Menurutnya, para PPPK tahap pertama ini berasal dari database resmi BKN dan Tenaga Honorer Kategori 2 (THK-2), dengan masa pengabdian bervariasi mulai dari 5 tahun hingga 30 tahun.
Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah, Kepala Taspen Ternate, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, dan insan pers.
Di sela acara, Sherly juga menyempatkan diri berdialog dengan salah satu PPPK yang telah mengabdi sejak tahun 2008, dan secara langsung memberikan ucapan selamat kepada seluruh penerima SK melalui jabat tangan hangat. (*)
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Sabet Baznas Award 2025: Bukti Dukungan Kuat Gerakan Zakat |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh |
![]() |
---|
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.