Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Adha 2025

Idul Adha 2025: Presiden RI Prabowo Subianto Salurkan 11 Ekor Sapi Kurban ke Maluku Utara

"Tapi tahun ini, seluruh 10 kabupaten/kota mendapatkan masing-masing satu ekor, "kata Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Kompas.com
KURBAN: Sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk Idul Adha 2025, Maluku Utara mendapat 11 sapi kurban 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Untuk pertama kalinya dalam sejarah perayaan Idul Adha, Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sapi kurban sebanyak 11 ekor ke seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Sekretariat Negara (Setneg) dan Kementerian Pertanian, yang saat ini tengah menyelesaikan tahapan administrasi akhir.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyambut baik program tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk nyata perhatian Presiden terhadap pemerataan bantuan ke seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan.

"Sebelumnya Maluku Utara hanya menerima satu ekor sapi setiap tahun, "ungkap Sarbin Sehe, Selasa (27/5/2025).

Baca juga: Jelang Idul Adha 1446H, Unkhair Resmi Bentuk Panitia Qurban

"Tapi tahun ini, seluruh 10 kabupaten/kota mendapatkan masing-masing satu ekor."

KURBAN: Sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk Idul Adha 2025, Maluku Utara mendapat 11 sapi kurban
KURBAN: Sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk Idul Adha 2025, Maluku Utara mendapat 11 sapi kurban (Dok Kompas.com)

"Ini adalah bentuk keadilan distribusi yang luar biasa dari Bapak Presiden, "sambung Sarbin Sehe.

Menurut Sarbin, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Maluku Utara bersama perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota telah menggelar pertemuan teknis untuk membahas skema distribusi dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Untuk tingkat provinsi, satu ekor sapi bantuan Presiden akan disembelih usai Salat Iduladha di Masjid Shafful Khairaat, Sofifi, sebagai simbol semangat kebersamaan dan solidaritas nasional di ibu kota provinsi.

Sementara untuk wilayah kabupaten/kota lainnya, pelaksanaan penyembelihan akan ditangani oleh masing-masing pemerintah daerah dengan tetap mengacu pada standar kualitas dan kesehatan hewan kurban.

Sugeng Wiyono, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Maluku Utara, menambahkan bahwa seluruh sapi bantuan Presiden memiliki bobot minimal 800 kilogram.

Bahkan, sapi yang dikirim ke Kota Tidore Kepulauan tercatat memiliki bobot tertinggi, yakni di atas 900 kilogram.

Namun, untuk Kabupaten Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula, karena keterbatasan stok sapi dengan bobot sesuai standar di wilayah tersebut, maka masing-masing akan menerima dua ekor sapi sebagai pengganti dengan bobot yang proporsional.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1446H, Unkhair Resmi Bentuk Panitia Qurban

“Standar kualitas tetap menjadi prioritas utama, baik dari sisi bobot maupun kesehatan hewan."

"Presiden ingin pastikan bahwa bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, "ujar Sugeng.

Bantuan hewan kurban dari Presiden ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kehadiran negara dalam momen-momen penting keagamaan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved