RSUD Chasan Boesoirie
RSUD Chasan Boesoirie Malut Dapat Dukungan Alkes dari World Bank, Siap Tingkatkan Pelayanan Jantung
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara, terus berbenah menyambut peningkatan layanan kesehatan
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara, terus berbenah menyambut peningkatan layanan kesehatan.
Terbaru pada Rabu (11/6/2025) rumah sakit rujukan ini mendapat kunjungan dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan World Bank dari kantor pusat di Washington D.C., Amerika Serikat, yaitu Mr. Gregdr.
Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring kesiapan RSUD Chasan Boesoirie dalam menerima bantuan peralatan kesehatan canggih dari program Strengthening Indonesia’s Response to Health Emergencies (SIREN) yang didukung oleh World Bank.
Baca juga: Berangkat Besok, Ini Jadwal Kapal Pelni Rute Surabaya ke Ternate di Juni 2025
“RSUD Chasan Boesoirie menjadi salah satu rumah sakit yang akan mendapatkan dukungan alat kesehatan, khususnya untuk layanan jantung, kanker, stroke, urologi-nefrologi, KJSU, dan kesehatan ibu-anak,” ungkap Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Alwia Assagaf.
Bangunan khusus untuk layanan jantung saat ini tengah memasuki tahap ketiga pembangunan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk penyelesaian infrastruktur, dan tambahan Rp9 miliar dari APBD untuk pengadaan peralatan pendukung.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian penuh dari Ibu Gubernur Sherly Laos terhadap kesehatan masyarakat. Beliau bahkan meminta agar gedung jantung ini dibangun dengan kualitas terbaik, baik dari sisi bangunan maupun layanannya,” tutur dr. Alwia.
RSUD Chasan Boesoirie dijadwalkan menerima alat CATLAB fasilitas vital untuk pasien jantung tahun ini. Sementara alat MRI masih menunggu kepastian distribusi antara tahun ini atau pada batch kedua tahun depan.
“CATLAB ini penting, karena banyak pasien jantung kita harus dirujuk ke luar daerah, dan tidak semuanya mampu terbang karena kondisi medis atau keterbatasan biaya. Dengan adanya alat ini, mereka bisa ditangani langsung di Maluku Utara,” jelasnya.
Pihak rumah sakit juga tengah mengantisipasi kebutuhan infrastruktur pendukung seperti peningkatan kapasitas listrik. Saat ini, anggaran lebih dari Rp2 miliar telah dialokasikan untuk membangun rumah trafo tambahan dan pembelian perangkat penunjang daya listrik.
Untuk mendukung operasionalisasi peralatan canggih ini, RSUD Chasan Boesoirie juga menyiapkan sumber daya manusia. Dokter spesialis jantung telah tersedia, sementara dokter spesialis saraf tengah mengikuti pendidikan fellowship untuk layanan neurointervensi.
“Kami juga menyiapkan tenaga medis pendukung. Bila SDM belum mencukupi, kami akan memanfaatkan program penempatan dokter spesialis dari Kemenkes, atau bekerja sama dengan rumah sakit pengampu,” jelas Alwia.
Yang menggembirakan, alat yang disediakan World Bank seperti CATLAB memiliki masa garansi antara 5–7 tahun lebih lama dari rata-rata alat kesehatan lainnya. Bahkan vendor memiliki kewajiban merespons keluhan rumah sakit dalam 2x24 jam dan memperbaiki kerusakan maksimal dalam 1 minggu.
Baca juga: Bocah 11 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Tertimpa Balok Sisa Proyek WFC di Morotai
“Ini sangat meringankan beban biaya rumah sakit, karena spare part alat biasanya mahal dan harus didatangkan dari luar daerah. Komitmen ini memberi kepastian layanan bagi pasien,” imbuhnya.
World Bank juga akan memproduksi video dokumentasi mengenai program bantuan ini, sebagai bagian dari laporan global mereka. Menariknya, Maluku Utara menjadi salah satu daerah di ujung timur Indonesia yang dipilih langsung oleh World Bank untuk menerima bantuan.
“Ini kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Kami ingin membuktikan bahwa bantuan ini benar-benar berdampak untuk masyarakat,” tandas dr. Alwia. (*)
RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Terapkan Kartu Pengunjung dan Penunggu |
![]() |
---|
Respon Warga Usai RSUD Chasan Boisoirie Maluku Utara Terapkan Kebijakan Kartu Pengunjung & Penunggu |
![]() |
---|
RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Penuhi Standar Tipe B Usai Tambah Fasilitas Intensif |
![]() |
---|
Komisi IX DPR RI Dukung RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Tingkatkan Fasilitas dan Nakes |
![]() |
---|
Komisi IX DPR RI Tinjau Pelayanan Kesehatan RSUD Chasan Boesoerie Maluku Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.