Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Normalisasi Sungai Amasing Kali Kuras APBD Halmahera Selatan Rp 11 Miliar

Proyek normalisasi dan pembangunan bronjong sungai Amasing Kali sepanjang 2,9 kilo meter, "kata Plt Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
PROYEK: Normalisasi sungai di Desa Amasing Kali, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kamis (12/6/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara mulai melakukan normalisasi sungai di Desa Amasing Kali, Kecamatan Bacan setelah beberapa kali desa tersebut diterjang banjir akibat luapan air sungai saat hujan deras.

Selain normalisasi sungai, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga membangun bronjong di tepi sungai.

Plt Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam mengatakan, volume pekerjaan proyek normalisasi dan pembangunan bronjong sungai Amasing Kali sepanjang 2,9 kilo meter.

Dari total volume ini, menguras Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2025 sebanyak Rp 11 miliar.

Baca juga: Polres Halmahera Selatan Tetapkan 2 Pengusaha di Obi Tersangka Tambang Emas Illegal

"Proyek ini kami targetkan rampung 4 bulan kemudian, atau tepatnya pada akhir Agustus karena pekerjaan dimulai akhir Mei, "kata Aswin, Kamis (12/6/2025).

Aswin mengatakan, pekerjaan proyek ini menggunakan pihak ketiga yaitu PT Prima Mega Cipta (PMC).

Proyek normalisasi dan pembangunan bronjong sungai Desa Amasing Kali ini sempat dipolemikkan warga, karena tanaman yang jadi sasaran penggusuran tak dibayar.

Namun menurut Aswin, hal itu merupakan wilayah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca juga: 103 Ribu Warga Halmahera Selatan Tercatat Sebagai Peserta BPJS Kesehatan PBI Gratis

"Sebenarnya telah dilakukan rapat bersama Camat Bacan, Kepala Desa, BPKAD dan masyarakat, termasuk pemilik tanaman. Sehingga proyek ini dapat dilaksanakan, "ungkapnya.

Dengan demikian ia berharap pelaksanaan proyek dapat membantu penanganan risiko banjir. Pasalnya Desa Amasing Kali sudah berulang kali dilanda banjir.

"Kami berharap proyek bronjong ini menjadi solusi penanganan resiko banjir, agar warga di sana lebih aman dari bencana banjir bandang, "pungkas Aswin. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved