Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Ratusan ASN di Maluku Utara Aminkan Harapan Sherly Laos: Ini Bukan Akhir tapi Awal Pengabdian

Ratusan CPNS yang baru saja dilantik mengaminkan harapan dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Dok : Biro Adpim
ASN AMINKAN DOA - Usai penyerahan SK CPNS formasi 2024 Pemprov Malut Gubernur Sherly Laos langsung melakukan foto bersama, Senin (16/6/2025). Ratusan CPNS yang baru saja dilantik mengaminkan harapan dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda. 

Sherly Laos menyebut, kain itu nantinya bisa dijual seharga Rp1 juta-2 juta per potong.

Melalui caption unggahannya, Sherly Laos berharap Pemprov Malut bisa segera melakukan hal serupa untuk memberdayakan warga secara budaya dan ekonomi.

"Main ke Kepri, bawa pulang banyak insight!
Keren sih… Pemprov Kepri bener-bener support system buat ibu-ibu penenun.

Nggak cuma sediain tempat…
Tapi juga ajarin cara produksi, bantu jualin, sampai tembus pasar!

Budaya jalan ✓
Ibu-ibu punya kerjaan ✓
Ekonomi lokal naik ✓

Semoga bisa kita adopsi di Maluku Utara
Biar wastra kita juga makin naik kelas," tulisnya.

Kata-kata AHY

Inilah kata-kata dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, yang terus diingat Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda.

Diketahui, AHY turut berpidato di acara International Conference on Infrastructure (ICI) 2025.

Dalam acara yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis 12 Juni 2025 tersebut, AHY menjelaskan soal kemakmuran rakyat.

Terutama terkait pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Sherly Laos terinspirasi dari kata-kata AHY, yakni bahwa kemakmuran harus bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

"Hari ini saya menghadiri International Infrastructure Conference, forum lintas negara yang membahas pembangunan infrastruktur masa depan yang berkelanjutan, merata, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Saya mengapresiasi arahan dari Bapak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur @agusyudhoyono yang menegaskan bahwa:
“Prosperity must be inclusive.”
Kemakmuran harus menyentuh semua lapisan masyarakat — terutama mereka yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pembangunan, kata beliau, bukan sekadar membangun jalan, pelabuhan, atau jembatan. Tapi harus mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat, membuka akses bagi yang selama ini terpinggirkan, dan memastikan tidak ada daerah yang tertinggal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved