Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sherly Laos Serahkan Piala STQ ke Wali Kota Tidore: Saatnya ke Kancah Nasional dan Internasional

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, turut hadir dalam acara penutupan Seleksi Tilawatil Quran atau STQ 2025 pada Kamis, 19 Juni

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@s_tjo
SHERLY SERAHKAN PIALA - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, menyerahkan piala kepada Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen. Sherly turut hadir dalam acara penutupan Seleksi Tilawatil Quran atau STQ 2025, 19 Juni 2025. Gambar tangkap layar diambil dari Instagram.com/@s_tjo. 

Nyawa warga Maluku Utara yang menjadi taruhan kala fasilitas kesehatan tidak memadai.

Hal inilah yang memotivasi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, untuk memajukan fasilitas kesehatan bagi warganya.

Sherly Laos ingin Maluku Utara segera mencapai standar Universal Health Coverage atau UHC prioritas.

Hal ini supaya semua penduduk, terutama kelompok rentan, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang terjamin hanya bermodalkan KTP.

Dalam unggahan terbarunya di Instagram @s_tjo, Sherly Laos menegaskan bahwa dirinya ingin akses fasilitas kesehatan bisa dilakukan di mana saja saat warganya membutuhkan.

"Ketika sakit, ketika harus operasi, ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang urgent, di mana pun faskes seluruh Indonesia, mereka bisa melakukannya secara online secara offline."

"Bisa langsung mendaftar, bisa langsung aktif, bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan yang bisa menyelamatkan nyawa mereka," ujar Sherly Laos.

"Malut capai UHC Prioritas.
Anggaran siap. PR selanjutnya peningkatan kualitas pelayanan..

Kesehatan inklusif hanya akan tercapai kalau kita gerak bareng:
Dari BPJS, Dinas Kesehatan, Dukcapil, nakes 10
Kab Kota, sampai perangkat desa.
RNAIE,

Terima kasih untuk semua pejuang
kesehatan yang terus bekerja di balik layar.
Kalian bukan cuma ngebantu orang sembuh...
Tapi bikin negeri ini lebih manusiawi.

“Sehat itu hak. Bukan privilege. Dan UHC
adalah cara kita mewujudkannya.”" tulisnya.

Sherly Laos Tidak Bisa Janji

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, tidak bisa menjanjikan suatu hal saat rapat bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sherly Laos turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi  pada Sinen, 16 Juni 2025.

Dalam unggahan terbarunya, Sherly Laos menyadari data dari KPK, yakni soal Maluku Utara menjadi salah satu provinsi yang paling rawan korupsi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved