Pemprov Malut
Segitu Pedulinya Sherly Laos ke Ibu Ini, Jiwa Keibuan Kuat Beri Pesan ke Dokter: Ibunya Belum Makan
Sebegitu pedulinya Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda kepada seorang ibu bernama Ria.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Sebegitu pedulinya Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda kepada seorang ibu bernama Ria.
Sherly Laos dengan cekatan membawa Ria ke rumah sakit karena sudah 1,5 tahun menderita kista cokelat tanpa pernah ditangani.
Muncul jiwa keibuan Sherly Laos, dengan penuh kasih sayang mengantarkan Ria ke rumah sakit.
Baca juga: Warga Dibikin Nangis Sherly Laos, Terharu Diantar Langsung Gubernur Malut Berobat ke Rumah Sakit
Baca juga: Ucapan Sherly Laos dalam Pidato yang Bikin Warga Malut Tepuk Tangan, Sang Gubernur Janjikan Ini
Diketahui, Ria adalah warga Kampung Makassar, Ternate.
Awalnya, seorang warganet dengan nama Instagram @chiely_munier menandai akun Sherly Laos untuk meminta bantuan.
Chiely menyebutkan kronologi singkat penyakit kista yang diderita Ria dan kurang memadainya pelayanan kesehatan setempat.
Suatu pihak sudah berusaha menggalang dana namun masih belum cukup untuk biaya operasi.
"Ibu Gubernur mohon maaf saya tag @_tjo
Tolong bantu ibu ria alamat kampong makassar sakit kista sudah 1,5 tahun dan kistanya sudah membesar 21,8cm harus di rujuk untuk oprasi keluar kota ternat
BPJS ada tapi tunggakan, suami hanya tukang bangunan
Kemarin ada minta bantu Sedekah Alif untuk open donasi tapi donasi minim skli ibu," tulisnya diserta foto Ria dengan perut buncitnya.
Untunglah Sherly Laos langsung tanggap atas postingan tersebut dan segera mendatangi rumah Ria bersama Dinas Sosial pada Rabu, 18 Juni 2025.
Diketahui, Ria menderita kista cokelat sampai perutnya membesar bak orang yang tengah hamil.
Sherly Laos langsung mengantarkan ibu tersebut dengan mobil ambulans.
Ria menceritakan bahwa dirinya sudah berkali-kali mencoba berobat ke rumah sakit namun pelayanan sangat tidak memuaskan.
Ibu tersebut juga disarankan untuk datang ke rumah sakit di Makassar atau Manado.
Sesampainya di rumah sakit, terdengar Sherly Laos mengungkapkan kekesalannya kepada para pegawai rumah sakit.
"Ini contoh ya, kalian semua dengar ya, yang punya tugas di rumah sakit ini, ini nyawa manusia lho."
"Coba bayangkan, coba bayangkan, coba bayangkan di pikiran kalian semua kalau ibu ini adalah ibu kalian."
"Coba SOP di IGD diperbaiki, enggak bisa pasien mau datang ke IGD suruh pulang kayak gitu, apalagi punya BPJS aktif saat itu," keluhnya.
Saat berbicara dengan Ria, tampak jiwa keibuan Sherly Laos begitu tampak dengan kepeduliannya.
"Diurus (dokter) dengan baik ibu, anak-anak ada yang jaga ya?" tanya Sherly Laos kepada Ria.
"Ibunya belum makan, jadi diinfus dulu," pesan sang gubernur kepada tenaga kesehatan di sekitarnya.
Di saat Sherly Laos berpamitan, tampak Ria menangis, berterima kasih atas pertolongan sang gubernur.
"Saya bersyukur kepada, ibu gubernur sangat baik yang bisa membantu, bisa melihat masyarakat seperti saya," ujarnya sambil berurai air mata.
Ucapan Sherly Laos
Ada ucapan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, yang membuat warganya bertepuk tangan.
Ucapan tersebut disampaikan saat pidato dalam acara Seleksi Tilawatil Quran atau STQ 2025.
Dalam pidatonya, Sherly Laos menjanjikan beberapa hal untuk pelaksanaan STQ 2026 nanti.
Di antaranya adalah hadiah lebih besar serta adanya bonus untuk pemenang.
"Tadi pada saat acara ramah tamah, makan, saya sudah berdiskusi dengan perwakilan 10 kabupaten/kota."
"Mendengar saran, masukan, untuk tahun ke depan penyelenggaraan akan lebih baik lagi, hadiahnya akan semakin lebih besar lagi."
"Dan kemudian akan ada bonus untuk juara utamanya nanti untuk tahun 2026," kata Sherly Laos yang sontak memancing tepuk tangan para hadirin.
Pesan Sherly Laos
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, menyampaikan keyakinannya untuk putra-putri Malut yang berbakat sebagai qari atau qariah.
Sherly Laos percaya bahwa semua anak berhak tumbuh dalam keyakinan dan belajar dalam kebaikan.
Melalui caption unggahan Instagram, Sherly Laos mengungkapkan komitmen Pemprov Malut untuk memfasilitasi anak-anak di bidang keagamaan.
"Seleksi Tilawatil Qur’an tahun ini bukan hanya panggung kompetisi, tapi ruang pembinaan generasi.
Tempat kita menyaksikan ketulusan, ketekunan, dan cinta terhadap ilmu yang tumbuh dari hati para peserta.
Selamat kepada para juara, khususnya Kontingen Tidore yang berhasil meraih Juara Umum.
Apresiasi khusus saya sampaikan kepada Wali Kota Tidore dan seluruh jajaran yang telah membina dengan penuh komitmen.
Semoga anak-anak kita bisa terus melangkah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Untuk peserta yang belum menang, kalian tetap luar biasa.
Kemenangan sejati adalah ketika kita mau terus belajar, bertumbuh, dan konsisten mengasah diri. Jangan berhenti—karena setiap langkah kalian membawa cahaya bagi masa depan.
Ke depan, Pemprov akan terus mendukung TPQ dan lembaga pembinaan di desa-desa. Kita ingin STQ tidak hanya menjadi acara tahunan, tapi gerakan pendidikan nilai yang hidup dalam keseharian.
Saya percaya:
“Setiap anak bangsa berhak untuk tumbuh dalam keyakinan, belajar dalam kebaikan, dan bertemu dalam nilai-nilai kemanusiaan.”
Mari kita terus rawat semangat ini—dalam ilmu, dalam akhlak, dan dalam toleransi," tulisnya.
Ucapan Terima Kasih Sherly Laos
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, memberikan ucapan terima kasih atas pihak terkait yang membantu mewujudkan Universal Health Coverage atau UHC Prioritas di wilayahnya.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Sherly Laos dalam pidato di acara Launching UHC Prioritas Provinsi Maluku Utara.
Sherly Laos berterima kasih kepada sejumlah pihak seperti BPJS, Dinas Kesehatan, Dukcapil, tenaga kesehatan, serta para pemimpin daerah kabupaten/kota di Maluku Utara.
"Hari ini bukan hanya sekadar tanda tangan kerja sama tapi ini adalah momentum bersejarah."
"dan ini tentu tidak bisa tercapai tanpa kolaborasi bersama, ini bisa terjadi karena kolaborasi dan sinergi yang sangat baik dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, bersama dengan 10 kabupaten/kota."
"Saya sangat mengapresiasi dukungan dari 10 kabupaten/kota Provinsi Maluku Utara."
"Komitmen, kerja sama, niat baik dari semua pihak terkait yang bisa mewujudkan hari ini, bulan Juni ini kita bisa UHC Prioritas Provinsi Maluku Utara," ujarnya.
Nyawa Taruhannya
Nyawa warga Maluku Utara yang menjadi taruhan kala fasilitas kesehatan tidak memadai.
Hal inilah yang memotivasi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, untuk memajukan fasilitas kesehatan bagi warganya.
Sherly Laos ingin Maluku Utara segera mencapai standar Universal Health Coverage atau UHC prioritas.
Hal ini supaya semua penduduk, terutama kelompok rentan, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang terjamin hanya bermodalkan KTP.
Dalam unggahan terbarunya di Instagram @s_tjo, Sherly Laos menegaskan bahwa dirinya ingin akses fasilitas kesehatan bisa dilakukan di mana saja saat warganya membutuhkan.
"Ketika sakit, ketika harus operasi, ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang urgent, di mana pun faskes seluruh Indonesia, mereka bisa melakukannya secara online secara offline."
"Bisa langsung mendaftar, bisa langsung aktif, bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan yang bisa menyelamatkan nyawa mereka," ujar Sherly Laos.
"Malut capai UHC Prioritas.
Anggaran siap. PR selanjutnya peningkatan kualitas pelayanan..
Kesehatan inklusif hanya akan tercapai kalau kita gerak bareng:
Dari BPJS, Dinas Kesehatan, Dukcapil, nakes 10
Kab Kota, sampai perangkat desa.
RNAIE,
Terima kasih untuk semua pejuang
kesehatan yang terus bekerja di balik layar.
Kalian bukan cuma ngebantu orang sembuh...
Tapi bikin negeri ini lebih manusiawi.
“Sehat itu hak. Bukan privilege. Dan UHC
adalah cara kita mewujudkannya.”" tulisnya.
Sherly Laos Tidak Bisa Janji
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, tidak bisa menjanjikan suatu hal saat rapat bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sherly Laos turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi pada Sinen, 16 Juni 2025.
Dalam unggahan terbarunya, Sherly Laos menyadari data dari KPK, yakni soal Maluku Utara menjadi salah satu provinsi yang paling rawan korupsi.
Meski demikian, Sherly Laos mengajak para pejabat untuk bersama-sama memperbaiki sistem yang ada.
Sherly Laos tidak bisa berjanji menjadi pemimpin yang sempurna.
Namun, istri dari mendiang Benny Laos itu menegaskan dirinya tidak akan tutup mata.
"Ketika saya menerima amanah sebagai Gubernur Maluku Utara, saya tahu perjalanan ini tidak mudah.
Saya mewarisi provinsi yang—menurut data KPK—pernah masuk daftar salah satu yang paling rawan korupsi.
Tapi saya percaya: perubahan hanya mungkin kalau kita mau dibimbing dan dibenahi.
Karena itu, saya menyambut kehadiran KPK bukan sebagai ancaman, tapi sebagai kompas.
Bukan sekadar pengawasan, tapi pendampingan menuju perbaikan.
Saya tidak janji akan sempurna. Tapi saya janji: tidak akan tutup mata.
Dan hari ini, kita bergerak bersama." tulisnya di Instagram @s_tjo.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.