Pemkab Halmahera Selatan
Pemkab Halmahera Selatan Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir
Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, membuka dapur umum untuk pemenuhan makanan bagi korban banjir di wilayah Kecamatan Bacan
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, membuka dapur umum untuk pemenuhan makanan bagi korban banjir di wilayah Kecamatan Bacan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), total korban banjir akibat hujan deras pada Minggu (22/6/2025), sebanyak 2.430 jiwa.
Ribuan jiwa tersebut, diungsikan ke beberapa titik. Sebagian besar juga mengungsi secara mandiri di rumah keluarga dan kerabat yang tak terdampak banjir.
Baca juga: Gol Debut Claudio Echeverri saat Man City Bantai Al Ain 6-0, Guardiola Ungkap Rahasia Bintang Muda
Dapur umum untuk korban banjir di wilayah Kecamatan Bacan sendiri, berlokasi di eks Kantor Dinas Pendidikan Halmahera Selatan di Desa Labuha.
Dapur umum juga dibuka Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Desa Amasing Kota Barat.
Plt Kepala Dinas Sosial Halmahera Selatan, Sofyan Tamodehe, menjelaskan bahwa tujuan dibukanya dapur umum, untuk mempermudah dan mempercepat kebutuhan makan pengungsi.
Proses distribusi makanan, dilakukan langsung oleh tim penanggulanagan bencana yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Sosial.
"Jadi makanan siap saji ini diantar langsung ke lokasi pengungsian. Di masak di dapur umum, dan diantar langsung," kata Sofyan, Senin (23/6/2025).
Baca juga: Hadapai Inflasi, Akademisi Sarankan Pemkot Ternate Segera Bentuk Tim Khusus
Dia memastikan, warga yang mengungsi secara mandiri juga diberi bantuan makanan dan bahan pokok lainnya.
Sofyan juga menyebut pihaknya akan menambah dapur umum lagi di beberapa titik agar distribusi makanan lebih cepat.
"Kita akan buka lagi dapur umum di beberapa titik sehingga tidak membludak di sini. Dapur umum ini akan beroperasi sampai situasi betul-betul normal," pungkasnya. (*)
| Realisasi PAD Halmahera Selatan Triwulan I 2026 Tak Capai 25 Persen, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Kasus Stunting Masih Tinggi, Dinkes Halmahera Selatan Dorong Optimalisasi Program Imunisasi |
|
|---|
| Dinkes Halmahera Selatan Larang Operasi 7 Dapur MBG karena Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
| Minim Laporan Tenaga Kerja, Ditransker Halsel Siapkan UPTD di Obi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/dapur-umum-banjir-Halsel.jpg)