Pemprov Malut
Pemprov Malut dan KAGAMA Matangkan Program Operasi Katarak untuk Warga
Audensi ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan bakti sosial cangkok kornea dan operasi katarak di Maluku Utara
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Pemprov Maluku Utara bersama KAGAMA mematangkan program operasi katarak untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan.
- Disepakati empat pilar dukungan, yaitu transportasi pasien, pendampingan relawan, layanan medis terstandar, dan validasi data agar tepat sasaran.
- Masyarakat diajak berpartisipasi melalui penyebaran informasi, bantuan transportasi, pelaporan data pasien, dan keterlibatan sebagai relawan.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Komitmen peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Maluku Utara terus diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A Kadir, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dr. Julys Giscard Kroons, menerima audiensi Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) di Kediaman Wakil Gubernur Eks Crysant, Rabu (10/6/2026).
Audensi ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan bakti sosial cangkok kornea dan operasi katarak di Maluku Utara, yang merupakan bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan gangguan penglihatan.
Baca juga: Pemprov Malut Tegaskan Komitmen JKN Meski Hadapi Refocusing Anggaran
Fokus utama audiensi tersebut adalah pematangan program operasi katarak bagi warga Maluku Utara yang membutuhkan layanan kesehatan mata.
Dalam pertemuan itu, disepakati empat pilar dukungan pelaksanaan program, yakni pertama, dukungan transportasi untuk mempermudah akses pasien dari wilayah terpencil menuju fasilitas kesehatan. Kedua, pendampingan oleh relawan KAGAMA yang akan membantu proses administrasi serta mendampingi pasien selama layanan berlangsung.
Ketiga, penguatan layanan kesehatan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan guna memastikan standar medis serta ketersediaan tenaga dokter. Keempat, validasi data agar bantuan dan layanan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berpartisipasi aktif dengan menyebarkan informasi terkait jadwal, lokasi, dan syarat pendaftaran operasi katarak, membantu akses transportasi pasien dari daerah pelosok, melaporkan data warga yang belum tertangani, serta menjadi relawan pada saat pelaksanaan kegiatan.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan mata di Maluku Utara. Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, KAGAMA, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan harapan baru bagi penderita katarak. (*)
| Audiensi FKPT - Pemprov Malut, Bahas Strategi Pencegahan Radikalisme Sejak Dini Lewat RADPE |
|
|---|
| Kawal Program Prioritas Presiden, Pemprov Malut Gelar Rapat Supervisi Bersama Kemendagri |
|
|---|
| Dinsos Malut Jemput Verdi ke Ternate, Bocah di Malifut yang Bertahun-Tahun Berjuang Melawan Penyakit |
|
|---|
| Musda IV HNSI Maluku Utara, Gubernur Sherly Laos: Laut Sebagai Halaman Depan Pembangunan |
|
|---|
| Sinergi Maluku Utara-Australia: Bahas Isu Sosial hingga Peluang Beasiswa untuk Indonesia Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/samsuddin-a-kadir_katarak_audiensi.jpg)