Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Lagi-lagi Sherly Laos Bikin Warga Nangis, Gubernur Malut Terjun Langsung ke Rumah Siswa Kurang Mampu

Lagi-lagi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, membuat warganet menangis terharu.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@s_tjo
SHERLY BIKIN NANGIS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, berkunjung ke rumah calon siswa Sekolah Rakyat. Gambar tangkap layar dari Instagram.com/@s_tjo, Juni 2025. Sherly Laos tanpa rasa gengsi terjun langsung meninjau rumah siswa kurang mampu. 

TRIBUNTERNATE.COM - Lagi-lagi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, membuat warganet menangis terharu.

Bagaimana tidak, Sherly Laos tanpa rasa gengsi terjun langsung meninjau rumah siswa kurang mampu.

Rumah itu adalah tempat tinggal dua orang bocah calon siswa Sekolah Rakyat.

Baca juga: Bisikan Ibu 6 Orang Anak ke Sherly Laos, Sampaikan Harapan untuk Anak-anaknya pada Sang Gubernur

Baca juga: Sherly Laos Kaget Datangi Langsung Rumah Siswa Kurang Mampu: Ini Kalau Hujan Bagaimana?

Dua bocah itu adalah kakak beradik bernama Fajrin dan Febri.

Fajrin dan Febri akan mendapatkan bantuan berupa sekolah gratis, asrama, makan gratis, serta rumahnya pun akan direnovasi.

Sherly Laos terharu kala mendengar ucapan ibu Fajrin dan Febri yang kini seorang diri merawat enam orang anak.

Sang ibu masih punya mimpi besar untuk masa depan anak-anaknya.

Begitu juga kedua bocah laki-laki itu yang masih punya cita-cita, yakni menjadi polisi dan tentara.

"Hari ini saya berkunjung ke rumah kayu beratap seng—rumah seorang ibu yang baru saja ditinggal pergi suaminya.
la kini membesarkan enam anak seorang diri, tanpa pekerjaan tetap.

Sambil menggendong bayinya yang berusia 2 bulan, ia berkaca-kaca saat tahu: ada harapan baru untuk dua anaknya.
Mereka bisa sekolah. Mereka bisa bermimpi lagi.
Satu anak bercita-cita jadi polisi. Satu lagi ingin jadi tentara.
“Biar mama bangga,” katanya lirih.

Dan sang ibu hanya berbisik, “Saya ingin mereka jadi orang.”
Kalimat sederhana, tapi penuh makna dari seorang ibu yang sudah kehilangan banyak

Satu anak bercita-cita jadi polisi. Satu lagi ingin jadi tentara.
“Biar mama bangga,” katanya lirih.
Dan sang ibu hanya berbisik, “Saya ingin mereka jadi orang.”
Kalimat sederhana, tapi penuh makna dari seorang ibu yang sudah kehilangan banyak— tapi mash menggenggam harap anUA
IBU

#SekolahRakyat bukan sekadar ruang kelas.
Ini tentang menghidupkan mimpi...
Mewujudkan masa depan yang lebih sekahtera utk keluarga melalui pendidikan akademik dan
karakter.." tulis Sherly Laos.

Melihat aksi Sherly Laos, sejumlah warganet mengaku terharu atas kebaikan sang gubernur.

@linl**: Luar biasa Ibu. Dengan kepedulian Ibu dalam berbuat kebaikan selalu membuat kami kagum,,dan terharu hingga mewek, All the Best wishes for you 

@juli**: Liat gw sampe nangis terharu smpe d dlm hati siooo eee.... melayani rakyat dengan hati yang tulus, contoh panutan smga pemimpin2 lain tu contohin kayak ibu serly dong... 

@grey**:  Terharu lia Ibu Gub @s_tjo macam bagini, peluk dari jauh Ibunda

Rumah Bocor

Sherly Laos tengah dalam proses menjalankan program Sekolah Rakyat.

Di mana para calon siswa nantinya akan disurvei kondisi ekonomi melalui kunjungan ke rumah.

Jika rumahnya tidak layak, maka pemerintah akan merenovasinya.

Dua anak yang akan menjadi calon siswa SMA Sekolah Rakyat adalah Fajrin dan Febri.

Sherly Laos mendatangi rumah dua bocah yang merupakan kakak beradik tersebut.

Fajrin dan Febri kini duduk di bangku SMP dan memiliki seorang adik yang salah satunya masih bayi.

Ayah mereka baru saja meninggal dunia, meninggalkan seorang istri dan enam orang anak.

Betapa terkejutnya Sherly Laos kala melihat rumah sederhana yang terbuat dari kayu dan beratapkan seng yang sehari-hari ditinggali keluarga bocah itu.

Ada beberapa bagian atap yang bolong sehingga air hujan otomatis langsung masuk rumah.

"Ibu, ini kalau hujan bagaimana? Basah dong?" tanya Sherly Laos terkejut.

"Bocor," jawab ibu Fajrin dan Febri.

"Dalam kamar juga basah? Terus baju-baju?" tanyanya lagi.

"Basah semua," jawab si ibu.

"Kalau hujan setiap hari?" tanya Sherly Laos.

"Banjir," jawab ibu itu.

Ibu Fajar dan Fajrin mengaku, jika hujan terjadi di malam hari, maka seluruh anggota keluarga harus bangun.

Sherly Laos mengungkapkan rencana Pemprov Malut untuk memperbaiki rumah Fajrin dan Febri ketika nanti keduanya sudah masuk ke Sekolah Rakyat.

Di mana Sekolah Rakyat kemungkinan selesai dibangun pada Juli 2026 nanti.

Aksi Sherly Laos

Aksi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda membuat warganya dan netizen menangis.

Sherly Laos begitu totalitas menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah.

Bayangkan saja, Sherly Laos sampai terjun ke lapangan, mengantarkan warga yang sakit karena tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

Sedangkan Sherly Laos selalu menekankan betapa pentingnya kesehatan dan pendidikan.

Diketahui, sosok ibu itu bernama Ria dan merupakan warga Kampung Makassar, Ternate.

Awalnya, seorang warganet dengan nama Instagram @chiely_munier menandai akun Sherly Laos untuk meminta bantuan.

Chiely menyebutkan kronologi singkat penyakit kista yang diderita Ria dan kurang memadainya pelayanan kesehatan setempat.

Suatu pihak sudah berusaha menggalang dana namun masih belum cukup untuk biaya operasi.

"Ibu Gubernur mohon maaf saya tag @_tjo
Tolong bantu ibu ria alamat kampong makassar sakit kista sudah 1,5 tahun dan kistanya sudah membesar 21,8cm harus di rujuk untuk oprasi keluar kota ternat

BPJS ada tapi tunggakan, suami hanya tukang bangunan

Kemarin ada minta bantu Sedekah Alif untuk open donasi tapi donasi minim skli ibu," tulisnya diserta foto Ria dengan perut buncitnya.

Untunglah Sherly Laos langsung tanggap atas postingan tersebut dan segera mendatangi rumah Ria bersama Dinas Sosial pada Rabu, 18 Juni 2025.

Diketahui, Ria menderita kista cokelat sampai perutnya membesar bak orang yang tengah hamil.

Sherly Laos langsung mengantarkan ibu tersebut dengan mobil ambulans.

Ria menceritakan bahwa dirinya sudah berkali-kali mencoba berobat ke rumah sakit namun pelayanan sangat tidak memuaskan.

Ibu tersebut juga disarankan untuk datang ke rumah sakit di Makassar atau Manado.

Sesampainya di rumah sakit, terdengar Sherly Laos mengungkapkan kekesalannya kepada para pegawai rumah sakit.

"Ini contoh ya, kalian semua dengar ya, yang punya tugas di rumah sakit ini, ini nyawa manusia lho."

"Coba bayangkan, coba bayangkan, coba bayangkan di pikiran kalian semua kalau ibu ini adalah ibu kalian."

"Coba SOP di IGD diperbaiki, enggak bisa pasien mau datang ke IGD suruh pulang kayak gitu, apalagi punya BPJS aktif saat itu," keluhnya.

Saat berbicara dengan Ria, tampak jiwa keibuan Sherly Laos begitu tampak dengan kepeduliannya.

"Diurus (dokter) dengan baik ibu, anak-anak ada yang jaga ya?" tanya Sherly Laos kepada Ria.

"Ibunya belum makan, jadi diinfus dulu," pesan sang gubernur kepada tenaga kesehatan di sekitarnya.

Di saat Sherly Laos berpamitan, tampak Ria menangis, berterima kasih atas pertolongan sang gubernur.

"Saya bersyukur kepada, ibu gubernur sangat baik yang bisa membantu, bisa melihat masyarakat seperti saya," ujarnya sambil berurai air mata.

Melihat kebaikan Sherly Laos, sejumlah warganet langsung membanjiri kolom komentar dengan pujian.

@risk**: Andai semua pemimpin di Indonesia seperti Ibu Sherly

@nani**: Luar biasa Ibu Gubernur kesayanganku, bikin aku nangins, haru, bangga, dan merasa tertolong

@niq.**: Bersyukur banget warga Malut punya gubernur seperti ibu. Salam hormat dari Aceh bu

@putr**: Semangat mami. Kepemimpinanmu adalah cahaya bagi rakyat. Teruslah membawa perubahan yang berarti

Ucapan Sherly Laos

Ada ucapan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, yang membuat warganya bertepuk tangan.

Ucapan tersebut disampaikan saat pidato dalam acara Seleksi Tilawatil Quran atau STQ 2025.

Dalam pidatonya, Sherly Laos menjanjikan beberapa hal untuk pelaksanaan STQ 2026 nanti.

Di antaranya adalah hadiah lebih besar serta adanya bonus untuk pemenang.

"Tadi pada saat acara ramah tamah, makan, saya sudah berdiskusi dengan perwakilan 10 kabupaten/kota."

"Mendengar saran, masukan, untuk tahun ke depan penyelenggaraan akan lebih baik lagi, hadiahnya akan semakin lebih besar lagi."

"Dan kemudian akan ada bonus untuk juara utamanya nanti untuk tahun 2026," kata Sherly Laos yang sontak memancing tepuk tangan para hadirin.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila) 

 

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved