DPRD Maluku Utara
Proyek Anjungan Milik Badan Penghubung Maluku Utara di Jakarta Menyisakan Utang
"Kalau ini dibiarkan, modal usaha mereka bisa mati. Harusnya kita di DPRD dan Pemprov Maluku Utara punya empati, "harap Aryadi Ahmad
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Mereka mengingatkan bahwa tanggung jawab terhadap mitra kerja bukan hanya soal administrasi, tapi juga menyangkut komitmen moral dan kredibilitas pemerintah daerah.
Baca juga: Fans Ikut Girang Pep Guardiola Bilang Begini soal Man City vs Juventus: Sudah Lama Tidak Lihat
"Ini bukan sekadar angka di neraca keuangan. Ini menyangkut nasib pelaku usaha lokal dan wibawa kita sebagai pemerintah, "pungkas Aryadi.
Menanggapi tunggakan utang ini, Kepala BPKAD Maluku Utara Ahmad Purbaya mengaku sejauh ini OPD terkait belum memasuki permintaan anggaran pekerjaan penyelesaian tahap tiga.
"Sampai sekarang belum ada pengajuan permintaan pembayaran tunggakan proyek tersebut, "tutup Purbaya singkat. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait:#DPRD Maluku Utara
Anggota DPRD Malut Iswanto Dorong Integrasi Program Infrastruktur Air Antar Lembaga |
![]() |
---|
Fraksi Hanura DPRD Maluku Utara Soroti Kenaikan Belanja Modal dalam APBD Perubahan 2025 |
![]() |
---|
DPRD Maluku Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025 dan KUA-PPAS 2026 |
![]() |
---|
Iqbal Ruray: Proyek Swakelola Renovasi Rumah Dinas Gubernur Maluku Utara Harus Jadi Pelajaran |
![]() |
---|
DPRD Maluku Utara Soroti Jalan Nasional Halmahera Tengah-Halmahera Selatan yang Rusak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.