Pemuda Empat Kelurahan di Ternate Dibekali Pelatihan Tanggap Bencana MFR
Sejumlah pemuda/pemudi Kelurahan Jambula, Sasa, Kastela dan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate dibekali tanggap bencana alam
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sejumlah pemuda/pemudi Kelurahan Jambula, Sasa, Kastela dan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate dibekali tanggap bencana alam lewat pelatihan Medical First Responden (MFR).
Kegiatan ini bertujuan menyiapkan kesiapsiagaan para pemuda dalam menghadapi kondisi jika terjadi bencana alam.
Kepala Basarnas Maluku Utara, Iwan Ramdhani, menuturkan pelatihan ini bekerjasama dengan PT. Pertamina Patra Niaga.
Baca juga: Pemprov Maluku Utara Matangkan Persiapan Musim Tanam, Fokus pada Air dan Irigasi
“Awalnya kita ngobrol bersama dan timbul pembicaraan kita buat pelatihan dengan peserta para pemuda di 4 Kelurahan di Kecamatan Pulau Ternate dan langsung kita eksen,” katanya, Sabtu (30/8/2025).
Dia menyebut, para peserta diberikan materi meliputi Penilaian dan Pemeriksaan Korban, Pemindahan Korban, Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP), serta Penanganan Cedera.
Tujuannya jika terjadi bencana, maka korban bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat terhindar dari terjadinya fatality.
Ia berharap, peserta bisa menjaga agar sustainable atau berkelanjuta. Maka, kata Iwan, kelompok ini perlu dirawat diberikan atensi dari pemerintah setempat baik desa, camat, ataupun wali kota untuk menyisihkan alokasi anggaran untuk kelompok pemuda tersebut.
Terpisah, Fuel Terminal Manager, Giyanto, menambahkan, kegiatan yang melibatkan para pemuda di empat Kelurahan ini berlangsung selama 3 hari, terhitung mulai 27-29 Agustus 2025.
Baca juga: Naik Lagi, Cek di Sini Harga dan Buyback Emas Antam Sabtu 30 Agustus 2025
“Tujuan dari pelatihan ini agar pemuda-pemudi dapat menangani situasi jika terjadi bencana alam secara cepat dan bisa sebagai jembatan komunikasi dengan pihak Basarnas, BPBD, Kepolisian dan Stakeholder lainnya,” katanya.
Ia berharap, pemuda-pemudi mempunyai wadah atau tempat di desanya masing-masing yang bisa bergerak dengan cepat, jika terjadi bencana alam atau kejadian yang lain.
“Sesuai materi yang mereka dapat diharapkan bisa menjadi garda terdepan ketika terjadi bencana mereka sudah tahu apa yang diperbuatnya,” pungkasnya. (*)
Naik Lagi, Cek di Sini Harga dan Buyback Emas Antam Sabtu 30 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Pemprov Maluku Utara Matangkan Persiapan Musim Tanam, Fokus pada Air dan Irigasi |
![]() |
---|
Harga dan Buyback Emas Galer 24, Antam dan UBS di Pegadaian, Sabtu 30 Agustus 2025: Melambung Naik! |
![]() |
---|
Pemprov Maluku Utara Bahas Sinkronisasi RPJMD dan RKPD Kepulauan Sula 2025–2029 |
![]() |
---|
Pemprov Maluku Utara Siapkan Rencana Perampingan OPD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.