Pemprov Malut
Gerak Cepat Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Atasi Bencana di Halmahera Selatan
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menunjukkan aksi cepat tanggap dalam merespons bencana tanah longsor yang melanda Desa Moloku, Kecamatan Gane
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menunjukkan aksi cepat tanggap dalam merespons bencana tanah longsor yang melanda Desa Moloku, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan.
Dari total empat titik longsor yang terjadi, dua titik telah berhasil ditangani sejak hari Minggu (28/6/2025), dan ditargetkan seluruh akses dapat kembali pulih dan dilalui pada Senin (30/6).
Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan Dinas PUPR Provinsi, BPBD, serta Tim Tanggap Darurat, dengan dukungan alat berat yang dikerahkan langsung ke titik-titik longsor dengan jarak berkisar antara 10–20 meter.
Baca juga: Dikejar-kejar Newcastle sampai Sudah Sepakat dengan Brighton, Joao Pedro Lebih Pilih Chelsea
"Bencana tidak memilih tempat, tapi respon cepat adalah pilihan. Kami berkomitmen hadir dan bertindak cepat melalui kebijakan DTT untuk merespons setiap kejadian bencana,” ujar Sherly Laos saat memantau langsung proses evakuasi.
Respon cepat ini merupakan jawaban konkret atas keluhan warga Gane Barat Utara, yang sebelumnya disampaikan melalui media daring mengenai lambatnya penanganan bencana di wilayah mereka.
"Jalan utama di Gane Barat Utara tertutup longsor hampir sepekan. Namun belum ada langkah nyata dari BPBD Halsel," tulis salah satu warga di media sosial yang viral dalam dua hari terakhir.
Menanggapi hal itu, Sherly Laos menegaskan bahwa akses jalan adalah nadi kehidupan masyarakat, dan pemerintah provinsi tidak akan membiarkan wilayah mana pun terisolasi.
“Prioritas kami adalah memastikan tidak ada daerah yang terputus dari akses logistik dan layanan dasar. Kehadiran tim tanggap darurat adalah bukti komitmen tersebut,” lanjutnya.
Baca juga: Fans Chelsea Bangga Joao Pedro Pilih The Blues meski Sudah Sepakati Newcastle: Semua Mau Gabung
Selain mengatasi dampak longsor, Pemprov Maluku Utara juga terus memantau perkembangan cuaca dan mengantisipasi bencana susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor apabila terdapat potensi ancaman di wilayah masing-masing.
Sherly Laos menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk peran aktif TNI/Polri, relawan, dan elemen masyarakat, untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana.
“Melalui sinergi yang kuat, kita bisa mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat kembali hidup normal. Upaya pemulihan akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” tandas Sherly. (*)
| Gaji ASN Sempat Tersendat, Gubernur Maluku Utara Tegaskan Disiplin OPD dan Batas Waktu |
|
|---|
| Benahi Tata Kelola Aset, Pemprov Maluku Utara Targetkan Inventarisasi Rampung dalam 3 Bulan |
|
|---|
| Genjot Pendataan Aset, Pemprov Maluku Utara Geser Anggaran OPD hingga Ratusan Juta |
|
|---|
| Meski Terkendala Status, Pemprov Maluku Utara Siap Bangun Jalan 10 Km di Pulau Taliabu |
|
|---|
| Sherly Laos Dukung DTS, Pelatihan AI untuk ASN hingga Pelaku UMKM di Maluku Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/longsor-moloku.jpg)