Pemprov Malut
Bentuk Satgas Makan Bergizi Gratis, Pemprov Maluku Utara Target Tingkatkan IQ Anak
Pemprov Maluku Utara membentuk Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Agustus 2025
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Pemprov Maluku Utara membentuk Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Agustus 2025.
Pembentukkan itu sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe, didapuk sebagai Ketua Satgas, dan Asisten I Setda Maluku Utara, Kadri La Etje, sebagai Wakil Ketua I.
Baca juga: Komisi IX DPR RI Tinjau Pelayanan Kesehatan RSUD Chasan Boesoerie Maluku Utara
Kadri La Etje mengungkapkan, pembentukan Satgas memiliki dasar hukum yakni Surat Keputusan (SK) Gubernur.
Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan kantor gabungan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai pusat kendali program.
“Kantor gabungan ini akan menjadi pusat koordinasi, monitoring, dan pengawasan program MBG. Di sana akan dilakukan pendataan, verifikasi, hingga pencatatan semua penerima manfaat, mulai dari balita, ibu hamil, hingga anak sekolah,” jelas Kadri, Sabtu (11/8/2025).
Menurut Kadri, jika program ini dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran, pada tahun 2045 rata-rata IQ anak-anak Maluku Utara bisa menembus angka di atas 100.
Ia menegaskan, keberhasilan program juga bergantung pada upaya mengendalikan peredaran jajanan sekolah yang tidak memenuhi standar gizi atau mengandung bahan berbahaya.
Baca juga: Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub Berencana Bangun Gedung CAT, Ini Tujuannya
“Ini adalah golden years bagi Maluku Utara. Semua jajanan tidak bergizi dan berbahaya harus kita hentikan demi masa depan anak-anak,” tegasnya.
Satgas MBG akan bersinergi dengan kepala regional SPPG dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan merata, aman, dan sesuai kebutuhan di seluruh wilayah Malut.
Dengan langkah ini, Pemprov Maluku Utara menargetkan bukan hanya perbaikan gizi, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan, daya saing, dan produktivitas generasi masa depan. (*)
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
| Pengawasan Hutan di Maluku Utara Masih Dikendalikan Pusat |
|
|---|
| 80 Persen Izin Pinjam Pakai Hutan di Malut untuk Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/persiapan-puncak-haji.jpg)