Kemenag Malut
Kemenag Malut Hadiri Pembukaan Olimpiade PAI Nasional, Kakanwil: Kalian Wajah Masa Depan Daerah
Kakanwil Kemenag Malut H Amar Manaf berharap 10 siswa Maluku Utara yang mengikuti olimpiade PAI FAIR 2025 dapat meraih prestasi
Ringkasan Berita:1. 10 siswa-siswi dari Maluku Utara Olimpiade PAI FAIR 2025 di Jakarta
2. Pelaksanaan Olimpiade PAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah
3. Wamenag menegaskan bahwa peran guru PAI sangatlah vital dalam pembentukan karakter peserta didik
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kakanwil Kemang Maluku Utara H Amar Manaf bersama Kontingen PAI FAIR Provinsi Maluku Utara, hadir dalam Pembukaan Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Doa PAI untuk Bangsa yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (30/11/25).
Agenda tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza UI Haq, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Amien Suyitno, Direktur PAI M.Munir, bersama jajaran pimpinan terkait.
Dalam sambutanya, Wamenag menegaskan bahwa peran guru PAI sangatlah vital dalam pembentukan karakter peserta didik.
"Guru PAI dan seluruh murid yang pernah diajar, pada dasarnya membutuhkan figur yang menjadi ikon dan uswah dalam menjalankan ajaran agama. Keteladanan itu menjadi fondasi pendidikan yang tidak tergantikan, "ujarnya.
Baca juga: Kemenag Maluku Utara Raih Penghargaan Informatif pada Humas Kemenag Award 2025
Wamenag juga menambahkan bahwa pelaksanaan Olimpiade PAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah.
"Melalui ajang ini, kita mempersiapkan sumber daya manusia yang berdaya dan memiliki kemampuan kuat dalam memberikan pengajaran agama yang benar, moderat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat, "tutur Wamen.
Ia juga menyampaikan pesan penting mengenai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung Pendidikan Agama Islam.
"Walaupun tidak semua proses terlihat di depan, laporan dan komunikasi tetap harus dijaga."
"Kementerian Agama memiliki rencana strategis agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan dukungan resmi untuk pembangunan pendidikan agama."
"Ketika prestasi dan kontribusi Bapak-Ibu guru dirasakan di daerah, hal itu akan semakin menguatkan komitmen mereka untuk memberikan perhatian lebih, "ucapnya.
Lebih lanjut, Wamenag menekankan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan agama harus terus diperluas.
"Kami berharap adanya kolaborasi yang berkesinambungan, sehingga bantuan dan penguatan pendidikan keagamaan bisa semakin aktif di daerah masing-masing."
"Prestasi para kontingen dari daerah merupakan bukti nyata bahwa pendidikan agama mampu mencetak generasi unggul, "jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara H Amar Manaf menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peran pendidik sangat menentukan keberhasilan peserta didik.
Ia menilai bahwa ajang seperti PAI FAIR menjadi ruang positif untuk memacu semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam sehingga berdampak langsung pada prestasi dan karakter peserta didik.
| Tembus Kepulauan, Kemenag Malut Kawal Pendidikan Madrasah hingga Pulau Terpencil |
|
|---|
| Kemenag Maluku Utara Salurkan 1.165 Paket Sembako Lewat Tebar Harapan Ramadan |
|
|---|
| Tunjangan Profesi Guru Madrasah Cair Bertahap, Termasuk Lulusan PPG 2025 |
|
|---|
| Dukung Mudik Aman, Kemenag Maluku Utara Hadirkan 48 Masjid Ramah Pemudik |
|
|---|
| Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Grand-Final-Olimpiade-Pendidikan-Agama-Islam-PAI-dan-Doa-PAI-untuk-Bangsa.jpg)