Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kemenag Malut

Kemenag Malut Hadiri Pembukaan Olimpiade PAI Nasional, Kakanwil: Kalian Wajah Masa Depan Daerah

Kakanwil Kemenag Malut H Amar Manaf berharap 10 siswa Maluku Utara yang mengikuti olimpiade PAI FAIR 2025 dapat meraih prestasi

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Dok Kemenag Malut
EVENT: Sambutan Wamenag RI Romo Muhammad Syafi’i pada pembukaan Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Doa PAI untuk Bangsa yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (30/11/25) 

Ringkasan Berita:1. 10 siswa-siswi dari Maluku Utara Olimpiade PAI FAIR 2025 di Jakarta
2. Pelaksanaan Olimpiade PAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah
3. Wamenag menegaskan bahwa peran guru PAI sangatlah vital dalam pembentukan karakter peserta didik

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kakanwil Kemang Maluku Utara H Amar Manaf bersama Kontingen PAI FAIR Provinsi Maluku Utara, hadir dalam Pembukaan Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Doa PAI untuk Bangsa yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (30/11/25).

Agenda tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza UI Haq, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Amien Suyitno, Direktur PAI M.Munir, bersama jajaran pimpinan terkait.

Dalam sambutanya, Wamenag menegaskan bahwa peran guru PAI sangatlah vital dalam pembentukan karakter peserta didik.

"Guru PAI dan seluruh murid yang pernah diajar, pada dasarnya membutuhkan figur yang menjadi ikon dan uswah dalam menjalankan ajaran agama. Keteladanan itu menjadi fondasi pendidikan yang tidak tergantikan, "ujarnya.

Baca juga: Kemenag Maluku Utara Raih Penghargaan Informatif pada Humas Kemenag Award 2025

Wamenag juga menambahkan bahwa pelaksanaan Olimpiade PAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah.

"Melalui ajang ini, kita mempersiapkan sumber daya manusia yang berdaya dan memiliki kemampuan kuat dalam memberikan pengajaran agama yang benar, moderat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat, "tutur Wamen.

Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Doa PAI untuk Bangsa 01
Siswa-siswi yang mewakili Maluku Utara di ajang PAI FAIR 2025 berfoto bersama Kakanwil Kemenag Malut H Amar Manaf

Ia juga menyampaikan pesan penting mengenai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung Pendidikan Agama Islam.

"Walaupun tidak semua proses terlihat di depan, laporan dan komunikasi tetap harus dijaga."

"Kementerian Agama memiliki rencana strategis agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan dukungan resmi untuk pembangunan pendidikan agama."

"Ketika prestasi dan kontribusi Bapak-Ibu guru dirasakan di daerah, hal itu akan semakin menguatkan komitmen mereka untuk memberikan perhatian lebih, "ucapnya.

Lebih lanjut, Wamenag menekankan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan agama harus terus diperluas.

"Kami berharap adanya kolaborasi yang berkesinambungan, sehingga bantuan dan penguatan pendidikan keagamaan bisa semakin aktif di daerah masing-masing."

"Prestasi para kontingen dari daerah merupakan bukti nyata bahwa pendidikan agama mampu mencetak generasi unggul, "jelasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara H Amar Manaf menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peran pendidik sangat menentukan keberhasilan peserta didik.

Ia menilai bahwa ajang seperti PAI FAIR menjadi ruang positif untuk memacu semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam sehingga berdampak langsung pada prestasi dan karakter peserta didik.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved