Erupsi Gunung Dukono
Gunung Dukono Kembali Erupsi Sore Ini, Abu Vulkanik Capai 900 Meter
Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau kurang lebih 1.987 meter di atas permukaan laut
Penulis: Iga Almira Rugaya Assagaf | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
TRIBUNTERNATE.COM, TOBELO – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (9/5/2026) pukul 16.49 WIT.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau kurang lebih 1.987 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah timur laut, timur, serta tenggara.
Baca juga: Satu Pendaki Hilang Akibat Erupsi Gunung Dukono Halut Ditemukan Meninggal Dekat Kawah
Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 3 detik.
Saat ini, status Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono maupun wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, warga juga diminta selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut mengingat erupsi abu vulkanik terjadi secara periodik dan arah sebaran abu dapat berubah mengikuti arah angin.
PVMBG mengingatkan abu vulkanik berpotensi mengganggu sistem pernapasan sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak erupsi Gunung Dukono.
Tentang Gunung Dukono
Secara administratif, Gunung Dukono berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
Gunung api bertipe stratovolcano ini terletak di bagian utara Pulau Halmahera dan menjadi salah satu destinasi pendakian sekaligus kawasan yang terus dipantau karena aktivitas vulkaniknya.
Gunung Dukono memiliki ketinggian sekitar 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Berdasarkan catatan sejarah vulkanologi, erupsi Gunung Dukono telah tercatat sejak tahun 1550.
Aktivitas gunung ini berlangsung sangat panjang dan berulang, menjadikannya salah satu gunung api paling aktif di Maluku Utara.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Dukono tercatat terus mengalami erupsi dengan intensitas yang fluktuatif.
Erupsi biasanya berupa semburan abu vulkanik setinggi ratusan hingga ribuan meter dari kawah utama.
| Brimob Polda Malut Kerahkan Drone Cari Tiga Pendaki Hilang di Gunung Dukono Halut |
|
|---|
| Kapolres Halut: Pendakian Gunung Dukono Dilarang, Dua Guide Diperiksa |
|
|---|
| Mengenal Dukono, Gunung Api Aktif di Halut yang Terus Erupsi: Lokasi hingga Sejarah Letusan |
|
|---|
| Erupsi Gunung Dukono, Basarnas Ternate: 14 Pendaki Telah Dievakuasi, Lainnya Masih Dicari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/gunung-dukono-erupsi-sabtu-9-mei-2026_676.jpg)