Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

2 WNA Singapura Korban Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan menemukan Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27) dalam kondisi meninggal tertimbun abu vulkanik

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
ERUPSI: Proses evaluasi 2 jenazah WNA yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara, Minggu (10/5/2026) 

Ringkasan Berita:1. Dua WNA asal Singapura yang dilaporkan hilang pascaerupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara akhirnya ditemukan
2. Tim SAR gabungan menemukan Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27 tahun) dalam kondisi meninggal, Minggu (10/5/2026) tertimbun material abu vulkanik
3. Laporan dari lapangan menyebut, kedua jenazah tertimbun material vulkanik sangat tebal akibat semburan dahsyat, Jumat (8/5/2026) lalu

TRIBUNTERNATE.COM, TOBELO - Dua warga negara asing (WNA) asal Singapura yang dilaporkan hilang pascaerupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27) dalam kondisi meninggal, Minggu (10/5/2026) tertimbun material abu vulkanik.

Kendala evakuasi: medan ekstrem dan aktivitas vulkanik

Meskipun lokasi korban sudah diketahui, tapi proses evakuasi berjalan lambat. Hal ini disebabkan oleh kondisi medan yang ekstrem serta aktivitas Gunung Dukono yang masih fluktuatif dan berbahaya.

Laporan dari lapangan menyebut, kedua jenazah tertimbun material vulkanik sangat tebal akibat semburan dahsyat, Jumat (8/5/2026) lalu.

Baca juga: Pendakian Gunung Dukono Dinilai Lalai, Akademisi Unkhair Ternate Minta Mitigasi Diperketat

"Jenazah sedang dalam proses evakuasi, kendala utamanya adalah material timbunan yang sangat padat."

"Kami harus bekerja perlahan agar jenazah dapat dievakuasi dengan utuh dan penuh penghormatan, "ujar salah satu personel tim SAR di lokasi.

Ancaman bahaya bagi tim penyelamat

Keselamatan tim evakuasi terus terancam karena Gunung Dukono terpantau masih aktif menyemburkan:

1. Abu vulkanik pekat yang membatasi jarak pandang

2. Lontaran batu pijar dan material panas ke berbagai arah

"Gunung masih meletus tanpa jeda, kami bergerak sangat hati-hati sambil terus memantau perubahan aktivitas vulkanik karena bahaya bisa datang sewaktu-waktu, "tambahnya.

Langkah selanjutnya

Baca juga: Gunung Dukono Kembali Erupsi Sore Ini, Abu Vulkanik Capai 900 Meter

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan relawan setempat saat ini fokus menembus tumpukan material di tengah gemuruh letusan.

Target utama adalah membawa kedua jenazah ke pos aman secepat mungkin. Setibanya di fasilitas kesehatan, jenazah akan menjalani proses identifikasi lebih lanjut (DVI) sebelum diserahkan kepada pihak keluarga atau otoritas Singapura.

Hingga saat ini, operasi evakuasi masih berlangsung di bawah pengawasan ketat mengingat status aktivitas gunung yang belum mereda. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved