Selasa, 19 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Penipuan Media

Waspada Pemerasan Sindikat Penipu, Modus Mengaku Wartawan Tribun Tipu Warga di Ternate

Dari hasil tipu-tipu mengatasnamakan media Tribun, seorang warga Kota Ternate, Maluku Utara merugi ratusan ribu rupiah

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Istimewa/Kolase Tribunternate.com
PENIPUAN: Taufik Ismail, penipu yang mencatut nama Redaksi Tribun Network atau dari Tribun Jabar 

Baru sadar ditipu, warga ini mengancam membawa apa yang dialaminya ini ke ranah hukum.

Si penipu pun sama, di mana pemberitaan warga ini akan diserahkan ke pihak kepolisian.

  • Warga: Pak, saya minta klarifikasi terkait pemberitaan awal agar bapak bisa membuat berita yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.
  • Penipu: Ranah penyelesaian anda berlanjut ke kepolisian, di sini kami tidak tahu menahu.
  • Penipu: Jangan anda pikir sepele untuk perkara yang telah anda lakukan atau perankan tersebut

Si penipu mengirim kartu nama atas nama Taufik Ismail, jabatan wartawan, media Tribun Jabar.

  • Penipu: Jikalau tujuan kami menipu anda, jabatan saya, juru bicara media berita Tribunnews menjadi taruhannya.

Waspada aksi pemerasan sindikat penipu mengaku wartawan Tribunnews.com

Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra meminta masyarakat agar mewaspadai tindakan orang per orang, atau mungkin sindikat, mencatut nama media Tribunnews.com untuk menipu dan memeras.

"Kami pastikan ini tindak kejahatan oleh orang luar, yang merusak citra media Tribun Network,” kata News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, Senin (18/5/2026).

Menurut Febby, wartawan Tribun Network dapat dipastikan bekerja secara professional.

Tribun Network mengelola media cetak maupun media online, tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

"Mereka bekerja profesional berdasarkan Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik dan standar nilai-nilai keutamaan perusahaan Kompas Gramedia sebagai induk perusahaan Tribun Network, "kata Febby.

Diungkapkan, manajemen Tribun Network menerima banyak keluhan dan aduan terkait penipuan dan pemerasan mencatut nama Tribunnews.com. Pelaku, diduga merupakan sindikat penipu.

Pelaku -seorang perempuan- menggunakan telepon seluler menghubungi korban melalui video call aplikasi komunikasi sosial. Ia menggunakan aplikasi Snapchat dan Whatsapp.

Setelah komunikasi tersambung dan terjadi pembicaraan melalui video call, tiba-tiba si perempuan menanggalkan pakaiannya.

Ketika korban masih berkomunikasi sambil melihat layar, pelaku dan komplotannya merekam hasil tangkap layar (screenshot). Hasil tangkapan layar, tampak wajah korban sedang melihat perempuan tanpa busana .

Seseorang lainnya, biasanya laki-laki, berperan sebagai wartawan Tribunnews.com. Ia berkomunikasi melalui aplikasi chatting whatsapp. Pelaku mengaku ....

Pelaku mengirimkan pesan disertai bukti diri tanda pengenal (ID Card) menyerupai tanda pengenal karyawan Tribun Jabar.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved