Dampak Kenaikan Pertamax, Harga BBM Eceran di Ternate Tembus Rp30 Ribu per Botol
Semula, harga BBM Pertamax yang dijual per botol Aqua ukuran 1500 ml ini di harga Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 30 ribu
Penulis: Randi Basri | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.650 per liter membuat harga BBM eceran di Ternate ikut naik, dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per botol ukuran 1.500 ml.
- Penjual BBM eceran mengaku biaya pembelian stok meningkat sehingga terpaksa menyesuaikan harga jual dan mengurangi jumlah pasokan.
- Sementara itu, harga Pertalite subsidi masih tetap Rp10.000 per liter dan belum mengalami perubahan.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi per Rabu,10 Juni 2026 oleh Pemerintah tentunya turut dirasakan sejumlah kalangan, apalagi warung penjual BBM eceran.
Berdasarkan penyesuaian harga terbaru, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax kini di angka Rp 16.650, naik dari harga awal Rp 12.600. Sementara, untuk BBM Subsidi Pertalite, masih di harga yang sama Rp 10.000.
Semula, harga BBM Pertamax yang dijual per botol Aqua ukuran 1500 ml ini di harga Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 30 ribu. Sementara untuk setengah botol, semua di harga Rp 15 ribu, naik jadi Rp 25 ribu.
Baca juga: Alasan Pertamax Naik Jadi Rp16.650 Hari Ini, Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia
“Memang untuk Pertamax sudah naik, torang (kami) jual sekarang sudah satu botol ful Rp 30 ribu,” kata Acul salah satu penjual di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Kamis (11/6/2026).
“Saya kemarin ambil dua golong masing-masing 25 liter di SPBU Kompak, Kelurahan Tafure, Kota Ternate, biasanya saya bayar hanya Rp 650 ribu sekarang sudah naik Rp 830 ribu,” jelasnya.
Tentu kata Acul, ini sangat berdampak bagi penjualan eceran. Mau tidak mau, ia harus ikut penyesuaian harga tersebut.
Sementara untuk Pertalite, masih tetap dijual di harga yang sama. Yakni per botol di harga Rp 25 ribu, dan setengah di harga Rp 10 ribu.
“Yang naik ini hanya Pertamax, jadi torang (kami) juga ambil di SPBU awalnya 4-5 gelong sekarang sudah berkurang hanya 2 gelong,” bebernya.
Hal senada juga dikatakan Anto, penjual bensin eceran di lingkungan Batu Anteru (BTN), Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah.
“Sekarang Pertamax itu satu botol ful naik jadi Rp 30 ribu yang sebelumnya hanya Rp 25 ribu,” ujarnya.
Anto menilai kenaikan harga BBM sangat dirasakan. Ia biasanya akan melakukan pengambilan banyak sebelum dijual, sekarang terpaksa jadi berkurang.
“BBM naik ini semua barang akan berdampak, pemerintah ini biking tong (buat kami) susah saja dengan kenaikan BBM seperti sekarang,” cetusnya mengakhiri. (*)
| Cuaca Malut Kamis 11 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Ternate, Tidore hingga Morotai |
|
|---|
| Dampak Harga BBM Naik, Organda Halmahera Timur Segera Bahas Penyesuaian Tarif Angkutan Lintas |
|
|---|
| Bawang Merah, Cabai hingga Ikan Kembung di Ternate Naik, Disperindag Malut Ungkap Penyebab |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga Baru Pertamax, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter |
|
|---|
| Alasan Pertamax Naik Jadi Rp16.650 Hari Ini, Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/eceran-pertamax-di-pinggiran-jalan-ternate.jpg)