Dampak Kenaikan BBM
Duduk Melantai Bersama Pendemo, Wabup Halmahera Selatan Serap Aspirasi Penolakan Kenaikan BBM
Aksi unjuk rasa kenaikan BBM dari SPARTA di dua titik berbeda hari ini, Rabu (17/6/2026) dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Halmahera Selatan
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Wabup Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin menemui puluhan massa yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM nonsubsidi di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/6/2026)
2. Politisi Partai NasDem tersebut tampak santun dengan duduk melantai bersama massa aksi untuk mendengarkan aspirasi mereka
3. Helmi juga menjawab langsung sejumlah pertanyaan dan kegelisahan para demonstran terkait dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Wakil Bupati (Wabup) Halmahera Selatan, Maluku Utara Helmi Umar Muchsin menemui puluhan massa yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM nonsubsidi di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/6/2026).
Politisi Partai NasDem tersebut tampak santun dengan duduk melantai bersama massa aksi untuk mendengarkan aspirasi mereka.
Helmi juga menjawab langsung sejumlah pertanyaan dan kegelisahan para demonstran terkait dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut.
Aksi unjuk rasa ini digelorakan oleh puluhan massa yang mengatasnamakan Solidaritas Perjuangan Rakyat Tertindas (SPARTA).
Baca juga: Saran Pembentukan Tim Pengawas BBM Subsidi di Halmahera Selatan Pascakenaikan Harga Pertamax
Mereka menilai kebijakan pemerintah pusat menaikkan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax akan sangat memukul perekonomian masyarakat.
SPARTA mengkhawatirkan kenaikan harga ini akan memicu lonjakan tarif transportasi darat dan laut, serta melambungkan harga bahan pokok di pasar.
Kondisi tersebut dinilai kian memperpuruk daya beli masyarakat Halmahera Selatan yang saat ini sedang menurun.
Selain menyambangi kantor Bupati, massa aksi juga menyuarakan tuntutannya di halaman Kantor DPRD Halmahera Selatan.
Di sana mereka mendesak para wakil rakyat agar mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan penjualan Pertalite.
Langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi kelangkaan BBM bersubsidi akibat migrasi konsumen Pertamax ke Pertalite.
Aksi demonstrasi di dua lokasi tersebut berjalan dengan aman di bawah pengawalan ketat kepolisian.
Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan turun langsung memimpin jalannya pengamanan.
Dikatakan, pihaknya menerjunkan 60 personel gabungan dari berbagai satuan dan fungsi untuk mengawal jalannya unjuk rasa.
"Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap aksi penyampaian pendapat di depan umum."
Baca juga: Kondisi Fiskal Tertekan, Bassam Kasuba Pasang Dada untuk ASN Halmahera Selatan
"Kami juga mengapresiasi massa yang menyampaikan aspirasinya dengan tertib, "ujar AKBP Hendra Gunawan saat dikonfirmasi Tribunternate.com, Rabu (17/6/2026).
Ia menambahkan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis demi menjaga situasi di lapangan tetap kondusif, aman dan lancar.
"Kami tetap mengedepankan tindakan humanis guna menciptakan suasana yang kondusif, "tandas perwira polisi berpangkat dua melati tersebut. (*)
| Saran Pembentukan Tim Pengawas BBM Subsidi di Halmahera Selatan Pascakenaikan Harga Pertamax |
|
|---|
| Protes Kenaikan BBM dan Beban Ekonomi, Ini Tuntutan Aliansi BEM Unkhair Ternate |
|
|---|
| Kawal Unjuk Rasa BBM, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan Pilih Jalan Kaki Bareng Massa |
|
|---|
| Mahasiswa Geruduk Rumah Dinas Gubernur Malut di Ternate, Sampaikan 14 Tuntutan ke Pemerintah |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Massa Robohkan Pagar DPRD Halmahera Selatan saat Aksi Tolak Kenaikan BBM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Wabup-Halmahera-Selatan-berbincang-dengan-massa-aksi-usai-berunjuk-rasa-kenaikan-BBM.jpg)