Saksi Kata
SAKSI KATA: Tuntutan Tidak Diakomodir? Demonstrasi di Ternate akan Terus Terjadi
"Kami akan melakukan konsolidasi besar-besaran dan akan melakukan demonstrasi di jilid-jilid selanjutnya," tegas Risko
Penulis: Iga Almira Rugaya Assagaf | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gelombang protes kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Ternate, Maluku Utara.
Aksi ini makin memanas usai driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan (21) dilindas Rantis Brimob yang juga memicu kemarahan di Kota Ternate.
Tepatnya pada Senin 1 September 2025, para mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Ternate hingga Aliansi Ojol melangsungkan aksi unjuk rasa.
Baca juga: Mahasiswa Ternate Gelar Aksi Serentak, Kritik Kebijakan Tunjangan DPR
Ratusan mahasiswa menyampaikan kritik ke Pemerintah, di depan Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, Kecamatan Ternate Utara.
Tak hanya itu, mereka juga berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Ternate hingga terjadi saling dorong dengan aparat yang berujung kericuhan.
Unjuk rasa ini tidak hanya bawa isu nasional, melainkan sekaligus menyuarakan isu lokal yang salah satunya berkaitan dengan penahanan 11 warga Maba-Sangadji Halmahera Timur.
Pada episode 4 Saksi Kata Tribun Ternate, Risko Hardi, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi dari BEM Unkhair, menegaskan tujuan dan akan terus melangsungkan aksi jika tuntutan tersebut tidak diindahkan.
Risko Hardi adalah Mahasiswa semester 8 dari Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate, yang juga tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di sana.
Ia turun dalam aksi sebagai koordinator lapangan bersama ratusan teman seperjuangan lainnya di depan Kantor DPRD Kota Ternate.
Pada wawancara untuk program Saksi Kata - Tribun Ternate episode 4, Risko mewakili kawan-kawan lainnya mengaku akan terus melangsungkan aksi.
Apabila tuntutan yang mereka bawa baik pada isu nasional maupun lokal tidak diindahkan Pemerintah.
"Kami akan melakukan konsolidasi besar-besaran dan akan melakukan demonstrasi di jilid-jilid selanjutnya," tegas Risko.
Selengkapnya, saksikan pada episode 4 Saksi Kata - Tribun Ternate bertajuk "TUNTUTAN TIDAK DIAKOMODIR? DEMONSTRASI AKAN TERUS TERJADI".
| Cerita Aminah, Gempa M 7,6 Runtuhkan Sebagian Rumahnya: Saya Tidak Berani Tidur di Kamar Lagi |
|
|---|
| Kisah Pilu Rohana, Guru di Ternate Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran: 'Habis Tak Tersisa' |
|
|---|
| SAKSI KATA: Direktur PT Betteravel Indonesia Ternate Mengurai Polemik Dugaan Penipuan Umrah |
|
|---|
| SAKSI KATA: Melihat Lebih Dekat Kasus HIV/AIDS di Ternate dari Kacamata Petugas Lapangan |
|
|---|
| SAKSI KATA: Cerita Keluarga Korban Dugaan TPPO Empat Warga Halmahera Selatan di Myanmar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/risko-hardi.jpg)