Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Bullying di Ternate

Siswa SMAN 5 Ternate Dikeroyok Dua Teman, Orang Tua Laporkan ke Polisi

Polsek Ternate Utara menerima aduan kasus bullying dari orang tua murid SMA Negeri 5 Kota Ternate, Maluku Utara

Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/Randi Basri/Randi Basri
BULLYING MURID - Kapolsek Ternate Utara, Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi, saat dikonfirmasi TribunTernate.com, di ruangan kerjanya, Sabtu (29/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Polsek Ternate Utara menerima aduan kasus bullying dari orang tua murid SMA Negeri 5 Kota Ternate, Maluku Utara

  • Peristiwa itu terjadi di samping sekolah sekitar pukul 16.00 WIT pada 27 November 2025.

  • Murid inisial M menjadi korban bullying hingga pada pengeroyokan oleh dua teman sekolahnya.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE  - Polsek Ternate Utara menerima aduan kasus bullying dari orang tua murid SMA Negeri 5 Kota Ternate, Maluku Utara.

Murid inisial M menjadi korban bullying hingga pada pengeroyokan oleh dua teman sekolahnya.

Peristiwa itu terjadi di samping sekolah sekitar pukul 16.00 WIT pada Kamis 27 November 2025.

Baca juga: Motoris Speedboat Mangga Dua Ternate Siap Beralih ke Mesin Yamaha 4 Tak

Dari kejadian itu menyebabkan M mengalami luka serius, termasuk pendarahan di telinga dan bibir pecah.

Peristiwa ini juga terekam kamera dan menyebabkan video pengeroyokan berdurasi 0.27 detik viral di media sosial.

“Memang benar laporan sudah kami terima dan saat ini penyidik sedang mintai keterangan dari pelapor dan saksi-saksi,” ucap Kapolsek Ternate Utara Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi saat dikonfirmasi TribunTernate.com, Sabtu (29/11/2025).

Dijelaskan, dari keterangan yang diperoleh, M sedang menunggu angkot untuk kembali ke rumah, lalu dari arah belakang kedua pelaku datang dan langsung memukul M.

Karena perbuatan tersebut, M pulang dan menceritakan ke orang tuanya, setelah mengetahui cerita, orang tua M menemui pihak sekolah.

“Pertemuan itu orang tua korban langsung menanyakan perihal tersebut hingga pihak sekolah memanggil orang tua terlapor namun tidak datang,” jelasnya.

Tidak mendapatkan titik temu, orang tua M langsung mendatangi Polsek untuk membuat laporan polisi.

“Saat ini laporan sudah kita terima dan sedang dalam proses penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Ibu korban, Ruslia Amir, menjelaskan pengeroyokan dipicu percakapan antar teman mengenai cerita buruk yang diduga disebarkan. 

M hanya menyampaikan informasi yang didengarnya, namun hal ini memicu konfrontasi.

“Anak saya ditarik ke tempat sunyi lalu dikeroyok dua orang. Itu teman sekolah juga,” kata Ruslia.

Baca juga: Target Terlampaui: Sherly Laos Antar Maluku Utara Raih Zona Hijau MCSP KPK

Akibat pengeroyokan itu, selain pendarahan di telinga dan pecah di bibir, M juga mengalami memar di beberapa bagian tubuh.

Ruslia sebelumnya telah berupaya menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan melalui pihak sekolah.  Namun, orang tua pelaku tidak hadir meski telah dipanggil pihak sekolah.

“Dari sekolah sudah panggil orang tua para pelaku, tapi saya tunggu sampai sore belum datang. Jadi saya lapor ke Polsek,” jelasnya mengakhiri. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved