Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

TTPO

Terbaru, 4 Warga Halmahera Selatan yang Jadi Korban TPPO di Myanmar Segera Dipulangkan

4 warga Halmahera Selatan yang diduga menjadi korban TPPO di Myanmar adalah Feni Astari Dareno, Asriadi Musakir, Zether Maulana dan Tantoni

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
TPPO: Kepala Ditransker Halmahera Selatan Daud Djubedi ketika berpose di Kantor Kemenlu di Jakarta, Kamis (4/12/2025). Ia mengatakan para korban akan segera dipulangkan ke tanah air 
Ringkasan Berita:1. Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Halmahera Selatan telah melapor ke Kemenlu terkait warganya yang menjadi korban TPPO
2. Dan laporan tersebut telah diterima dan diregistrasi oleh Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu.
3. Berdasarkan hasil penelusuran Kemenlu, Feni Astari, Aariadi Musakir serta Zether Maulana masuk dalam nota diplomatik Kedubes RI di Yangon

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Halmahera Selatan, Maluku Utara Daud Djubedi, bertandang ke Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Kedatangan Daud tidak lain berkoordinasi terkait pemulangan 4 warga Halmahera Selatan yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar. 

Mereka masing-masing Feni Astari Dareno (23), Asriadi Musakir (24), Zether Maulana (22) dan Tantoni. 

Kepada Tribunternate.com, Daud mengatakan, pihaknya telah melapor secara resmi kepada Kemenlu.

Baca juga: 4 Warga Halmahera Selatan yang Jadi Korban TPPO Sudah Dalam Pengamanan Pemerintah Myanmar

Laporan tersebut telah diterima dan diregistrasi oleh Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu.

"Setelah dicek, korban Feni ternyata sudah pernah dilaporkan oleh keluarganya, Nurmala pada 4 November 2025, tetapi keluarga tidak melaporkan korban lainnya."

"Sehingga untuk Feni statusnya saat ini adalah follow up, "kata Daud Djubedi, Jumat (5/12/2025).

PROGRAM: Kepala Ditransker Halmahera Selatan Daud Djubedi ketika berpose di Kantor Kemenlu di Jakarta, Kamis (4/12/2025)
TPPO: Kepala Ditransker Halmahera Selatan Daud Djubedi ketika berpose di Kantor Kemenlu di Jakarta, Kamis (4/12/2025) (Istimewa)

Berdasarkan hasil penelusuran Kemenlu, korban Feni Astari, Aariadi Musakir serta Zether Maulana masuk dalam nota diplomatik Kedubes RI di Yangon kepada Pemerintah Myanmar dan sudah disetujui untuk dipulangkan.

Sementara satu korban lain bernama Tantoni masih belum diketahui keberadaannya.

Daud menambahkan, rencana pemulangan tiga korban tersebut akan dimulai pada 8 Desember 2025 menggunakan pesawat dari Myawadi menuju Maysot.

Kemudian dilanjutkan penerbangan ke Don Mueang, Bangkok dan melanjutkan penerbangan pada 9 Desember 2025 menuju Jakarta.

Baca juga: SAKSI KATA: Cerita Keluarga Korban Dugaan TPPO Empat Warga Halmahera Selatan di Myanmar

"Rencana tiba di Jakarta pada 9 Desember 2025 pukul 05.30 WIB menggunakan pesawat Lion Air SI-116, "jelas Daud Djubedi.

Karenanya ia berharap seluruh masyarakat Halmahera Selatan ikut mendoakan kelancaran proses pemulangan ini.

"Semoga Allah SWT mempermudah niat baik ini dan para korban dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved