Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

IPSI Maluku Utara Perkuat Pembinaan Berjenjang dan Etika Atlet Silat

Ketua Umum IPSI Maluku Utara, Nirwan MT Ali, menyampaikan bahwa IPSI Provinsi Maluku Utara akan fokus pada peningkatan prestasi

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/Sansul Sardi/Sansul Sardi
OLAHRAGA - Ketua Umum IPSI Maluku Utara, Nirwan MT Ali. Ia menyampaikan bahwa IPSI Provinsi Maluku Utara akan fokus pada peningkatan prestasi atlet, Sabtu (6/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku Utara, Nirwan MT Ali, menyampaikan bahwa IPSI Provinsi Maluku Utara akan fokus pada peningkatan prestasi atlet, Sabtu (6/12/2025).
  • Salah satu agenda utamanya adalah penataan wasit, pelatih, dan juri untuk memperkuat kualitas kompetisi di daerah.
  • Maluku Utara membutuhkan event berjenjang agar para atlet memiliki ruang evaluasi secara berkala.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku Utara, Nirwan MT Ali, menyampaikan bahwa IPSI Provinsi Maluku Utara akan fokus pada peningkatan prestasi atlet, Sabtu (6/12/2025).

Salah satu agenda utamanya adalah penataan wasit, pelatih, dan juri untuk memperkuat kualitas kompetisi di daerah.

Nirwan menjelaskan, Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, juga memberikan arahan penting terkait pola pembinaan. Yang mana, Maluku Utara membutuhkan event berjenjang agar para atlet memiliki ruang evaluasi secara berkala.

Baca juga: Lewat Program BEJO’S, Bappeda Maluku Utara Ajak Media Lokal Tingkatkan Profesionalisme

“Dengan adanya event berjenjang, atlet yang selama ini berlatih di perguruan dapat terus memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan mereka,” ujar Nirwan.

Kata Nirwan, Sarbin Sehe menekankan atlet harus diberi kesempatan berkembang. Jika dalam setahun terdapat beberapa event namun tidak semua atlet terlibat, maka mereka dianjurkan mengikuti kompetisi di daerah lain.

Menurutnya, ada kemungkinan sebagian atlet lebih berkembang ketika mendapat peluang bertanding di luar daerah.

“Jangan sampai latihan mereka mati karena tidak mendapatkan ruang. Kalau kuota keberangkatan hanya 30–40 orang dan ada yang tidak terakomodir, mereka tetap bisa mencari event di tempat lain,” terang Nirwan mengutip pesan Sarbin Sehe.

Nirwan juga menyampaikan bahwa Sarbin berkomitmen terhadap pengembangan olahraga di Maluku Utara melalui IPSI.

Baca juga: Dugaan Korupsi Pasar Murah Rp 7 Miliar di Disperindag Malut: Penetapan Tersangka Tunggu Audit BPK

"Pak Wagub berencana melakukan pemerataan pembinaan, termasuk pendistribusian anggaran, agar seluruh kabupaten/kota merasakan manfaat pengembangan olahraga pencak silat," tutur Nirwan.

Selain soal prestasi, Nirwan mengingatkan bahwa seluruh atlet dan keluarga besar IPSI harus mengembalikan falsafah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Dengan memahami nilai filosofis tersebut, atlet diharapkan menonjolkan etika, moral, dan perilaku terpuji dalam setiap aktivitas pencak silat.

“Silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga olahraga yang mengendalikan perilaku dan moral. Para pendekar harus memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai itu,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved