Pemprov Malut
Pemprov Malut Integrasikan Data Perumahan Korban Bencana, Sarbin Sehe Tekankan Keakuratan
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara menggelar Rapat Integrasi Data Rumah Korban Bencana dan Relokasi Program Pemerintah.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara menggelar Rapat Integrasi Data Rumah Korban Bencana dan Relokasi Program Pemerintah.
- Rapat bertajuk "Bangun Data, Pulihkan Harapan" itu, dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Malut, Sarbin Sehe, di Ternate, Senin (8/12/2025).
- Sarbin dalam sambutannya menegaskan, persoalan data menjadi kunci utama dalam memastikan penerima bantuan benar-benar tepat sasaran.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara menggelar Rapat Integrasi Data Rumah Korban Bencana dan Relokasi Program Pemerintah.
Rapat bertajuk "Bangun Data, Pulihkan Harapan" itu, dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Malut, Sarbin Sehe, di Ternate, Senin (8/12/2025).
Sarbin dalam sambutannya menegaskan, persoalan data menjadi kunci utama dalam memastikan penerima bantuan tepat sasaran.
Baca juga: Cek Jadwal Kapal Pelni Rute Ternate - Tanjung Priok di Desember 2025: Diskon dan Link Beli Tiket
Ia menyoroti munculnya keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian data penerima manfaat.
"Sering muncul pertanyaan dari masyarakat, kenapa dia dapat, saya tidak ? Itu soal indikator, soal variabel, dan soal bagaimana menentukan data yang baik. Jika indikator dan variabel jelas, tidak ada lagi keluhan masyarakat seperti itu," ungkapnya.
Sarbin menjelaskan bahwa perbedaan data antarinstansi kerap menimbulkan ketidaksinkronan di lapangan. Karena itu, standarisasi data menjadi hal mutlak.
Ia juga menyinggung pentingnya integritas, ketaataan terhadap regulasi, serta keberanian aparatur untuk bekerja sesuai aturan tanpa tekanan pihak manapun.
"Kalau data bagus dan akurat, insya Allah harapan juga bagus. Indikator utama adalah kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Ia juga menyoroti fakta kemiskinan di lapangan yang masih mencerminkan banyak tantangan, meskipun angka statistik menunjukkan perbaikan.
Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun data yang benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat secara nyata.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawaaan Permukiman (Disperkim) Malut, Musrifa Alhadar, memaparkan sejumlah capaian pembangunan rumah relokasi dan rehabilitasi pada tiga Kabupaten selama tahun 2025 :
- Kabupaten Halbar : pembangunan rumah relokasi korban bencana beserta PSU dengan total 4 unit.
- Kabupaten Halut : pembangunan rumah beserta PSU pada beberapa desa prioritas dengan total 3 unit.
- Kabupaten Halsel : pembangunan rumah relokasi korban bencana beserta PSU dengan total 4 unit.
Musrifah menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi, BPBD, pemerintah Kabupaten/Kota, pemerintah Desa, dan masyarakat.
"Penyediaan data yang akurat, valid, dan terintegrasi adalah syarat utama dalam penanganan bencana, yang merupakan cerminan dari komitmen kita dalam memperkuat pemulihan masyarakat pasca bencana," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Tidore Genjot Digitalisasi Pengadaan Lewat Akselerasi Database SIRUP
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, pihaknya menerima dukungan dana CSR dari BNI 46 untuk program relokasi rumah masyarakat pesisir Desa Sidangoli Dehe, yang pelaksanaannya akan dimulai pada 12 Desember mendatang.
Musrifa juga menyebutkan, terdapat empat poin utama yang menjadi fokus integrasi data pada rapat kali ini, yaitu pemaparan posisi pendataan rumah terdampak bencana dan kebutuhan hunian masyarakat, integrasi data antara BPBD dan Dinas Perkim guna mencegah tumpang tindih pendataan, perumusan mekanisme kerja kolaboratif, dan penyusunan rekomendasi konkret terkait penyediaan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kegiatan yang diikuti oleh BPBD dan Disperkim Kabupaten/Kota se-Malut ini, diharapkan dapat memperkuat integrasi data perumahan korban bencana dapat berjalan lebih komprehensif dan akurat, sehingga program bantuan pemerintah dapat tepat sasaran serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. (*)
| 13 ASN Pemprov Malut Ikuti Pembekalan Jelang Purna Tugas |
|
|---|
| SMK Negeri di Malut Didorong Adaptif terhadap Kebutuhan Dunia Kerja |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos: Alokasi Infrastruktur Minimal 10 Persen atau RAPBD Ditolak! |
|
|---|
| Perkuat Infrastruktur, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Lobi 4 Dirjen Kementerian PU |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/rapat-data-perumahan-korban-bencana-disperkim.jpg)