Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Deretan Proyek Terbengkalai di Taliabu, Ada yang Berujung Proses Hukum

Banyak proyek fisik terbengkalai yang ditinggalkan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus. Proyek-proyek tersebut menghabiskan anggaran daerah

Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/La Ode Havidl/Laode Havidl
PROYEK MANGKRAK - Bagian dalam Kantor Bupati Pulau Taliabu Ambruk. Alamat di Puncak Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, Kamis (11/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Banyak proyek fisik terbengkalai yang ditinggalkan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus.
  • Proyek-proyek tersebut menghabiskan anggaran daerah dalam jumlah besar. Padahal, proyek yang mangkrak itu merupakan bangunan-bangunan penting bagi pelayanan publik.
  • Gedung Istana Daerah (ISDA) Pulau Taliabu merupakan salah satu proyek yang telah masuk tahap penyidikan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Banyak proyek fisik terbengkalai yang ditinggalkan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus.

Proyek-proyek tersebut menghabiskan anggaran daerah dalam jumlah besar. Padahal, proyek yang mangkrak itu merupakan bangunan-bangunan penting bagi pelayanan publik.

Gedung Istana Daerah (ISDA) Pulau Taliabu merupakan salah satu proyek yang telah masuk tahap penyidikan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

Baca juga: Kedapatan Jual Nomor Togel, Pria 37 Tahun di Ternate Ditangkap Polisi

Pembangunan ISDA bersumber dari APBD sebesar Rp17,5 miliar dan menjadi temuan BPK mencapai Rp8 miliar.

Per Selasa (10/12/2025), Kejati Maluku Utara menetapkan 2 orang tersangka dugaan indikasi korupsi proyek ISDA Taliabu.

Yakni mantan Kepala Dinas PUPR Taliabu, Suprayidno, dan Melanton alias Anto, pemilik PT DSM.

"Hasil temuan itu ada Rp 8 miliar dan saat ini kita sudah tetapkan dua orang sebagai tersangka," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Richard Sinaga pada Selasa (9/12/2025).

Baca juga: Jelang Nataru, Penyelundupan Miras dari Manado ke Ternate Digagalkan Polisi

Berikut proyek terbengkalai di Pulau Taliabu :

  1. Proyek Istana Daerah (ISDA) Pulau Taliabu. Lokasinya di pertengahan antara Desa Bobong dan Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat. Proyek ini menjadi temuan BPK kurang lebih Rp8 miliar dari anggaran kontrak Rp17,5 miliar.
  2. Proyek jalan Tabona-Peleng. Lokasinya diwilayah Kecamatan Tabona. Proyek ini dikerjakan menggunakan APBD T.A 2023 sebesar Rp7 miliar. Pekerjaannya tak selesai.
  3. Proyek ruas jalan Tikong-Nunca diwilayah Kecamatan Taliabu Utara. Anggarannya dialokasikan sebesar Rp15 miliar lebih ada tahun 2020. Proyek ini menjadi temuan dan sedang dilakukan pendalaman oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.
  4. Proyek Jalan Rabat Beton Nggele- Lede Pulau Taliabu. Lokasinya diantaranya Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Kecamatan Lede. Proyek ini telah ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, proses hukumnya sudah dalam tahap penyidikan.
  5. Pembangunan fasilitas SMK Negeri 1 Pulau Taliabu. (*)
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved