Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

CV Srikandi Belum Action Bangun Jalan Bobong-Dufo Taliabu

Proyek jalan Bobong-Dufo merupakan satu dari tiga proyek yang dikelola Dimas PUPR Taliabu yang dikerjakan akhir tahun ini

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
INFRASTRUKTUR: Salah Satu lokasi Ruas jalan Bobong-Dufo, tepatnya di Depan Mapolres Pulau Taliabu, Sabtu (13/12/2025) 
Ringkasan Berita:1. Meski sudah ada meterial di lapangan, tapi CV Srikandi belum action pembangunan ruas jalan Bobong-Dufo
2. Pagu proyek ini sebesar Rp 2.922.437.373.00, T.A 2025 dengan estimasi pengerjaan 40 hari kalender
3. Pagu proyek ini bersumber dari APBD Perubahan 2025

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pulau Taliabu, Maluku Utara prioritaskan 3 proyek di akhir Desember 2025.

Salah satunya yaitu proyek pembangunan ruas jalan Bobong-Dufo wilayah Kecamatan Taliabu Barat.

Proyek ini dikerjakan oleh CV Srikandi dengan nominal anggaran sesuai kontrak sebesar Rp 2.922.437.373.00, T.A 2025.

Pembangunan ruas jalan tersebut dikerjakan dengan waktu selama 40 hari kalender.

Baca juga: Rp 92 Miliar Digelontorkan, Sekolah Maluku Utara Berbenah

Amatan Tribunternate.com, pihak rekanan diduga belum action melaksanakan pekerjaan.

Disisi lain, material pembangunan jalan sudah ada dilokasi, seperti yang terpantau material sufah mau ada dijalan depan Mapolres Pulau Taliabu.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu Endro Sudarmono mengatakan, 3 proyek ini yang dikerjakan dalam APBD Perubahan 2025.

"Jalan dan jembatan itu yang utama. (Proyek fisik) Bobong-Dufo, Nggele-Langganu, dan jembatan Fangahu, "kata Endro kepada Tribunternate.com, Jum'at (5/12/2025).

Baca juga: PT JAS Verifikasi Rumput Laut Petani Desa Fayaul Halmahera Timur yang Terdampak Limbah Sedimentasi

Untuk ruas jalan Bobong-Dufo difokuskan melakukan tambal sulam jalan berlubang.

"Ruasnya kan namanya Bobong-Dufo tapi yang rusak-rusak parah itu cuma 1,8 kilo," ujarnya.

Diketahui, 3 paket fisik yang dimaksud mulai action. Masing-masing paket telah dipasang papan proyek sebagai bentuk transparansi pekerjaan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved