Minggu, 26 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Alasan Keamanan, Laga Lanjutan Bupati Cup Halmahera Selatan Ditunda Hingga Usai Nataru

Laga lanjutan turnamen sepak bola Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, ditunda hingga selesai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026

TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
BUPATI CUP - Ketua Panitia Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, Suhdan Kasuba. Laga lanjutan turnamen sepak bola Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, ditunda hingga selesai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Rabu (17/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Laga lanjutan turnamen sepak bola Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, ditunda hingga selesai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026
  • Penundaan turnamen tahunan tersebut dengan alasan keamanan.
  • Turnamen Bupati Cup saat ini sedang dalam polemik pasca laga perebutan tiket semi final dan laga perebutan tiket final di stadion Gelora Bahrain Kasuba (GBK), Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Laga lanjutan turnamen sepak bola Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, ditunda hingga selesai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Penundaan turnamen tahunan tersebut dengan alasan keamanan.

"Dari pihak kepolisian fokus melalukan pengamanan Nataru. Sehingga kami tunda sampai selesai Nataru," ujar Ketua Panitia Bupati Cup Halmahera Selatan 2025, Suhdan Kasuba dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Baca juga: Bupati Halteng Ikram Sangadji Soroti Validitas Data Pemprov Malut, Sherly Laos Akui Perlu Pembenahan

Turnamen Bupati Cup saat ini sedang dalam polemik pasca laga perebutan tiket semi final dan laga perebutan tiket final di stadion Gelora Bahrain Kasuba (GBK), Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan.

Tim yang terlibat polemik adalah Hidayat FC, Laiwui FC, Marabose FC, Mandaong FC, dan Kampung Makian FC.

Polemik disebabkan protes pemain Laiwui FC terhadap tiga pemain Hidayat FC, dan protes Marabose FC terhadap 1 pemain Kampung Makian FC.

Protes dilakukan karena beberapa pemain dari kedua tim tersebut data kependudukannya bermaslaah, dan dianggap melanggar regulasi turnamen Bupati Cup Halmahera Selatan 2025.

Puncak dari polemik ini, ketika Hidayat FC didiskualifikasi oleh panitia disiplin (Pandis) Bupati Cup. Ratusan suporter tim tersebut pun tak menerima dan melakukan aksi blokade jalan raya pada Selasa (9/12/2025).

Aksi serupa juga dilakukan suporter Marabose FC pada Jumat (12/12/2025). Mereka memblokade jalan dari arah Labuha-Babang dan arah Babang-Labuha.

Menurut Suhdan Kasuba, panitia penyelenggara Bupati Cup Halmahera Selatan 2025 dengan masing-masing tim yang terlibat polemik, belum mendapat kesepakatan dalam rapat bersama.

Baca juga: 26 Peserta Lulus Administrasi Seleksi JPT Pratama Pemkab Halmahera Selatan, Cek Namanya di Sini

"Rapat belum menghasilkan keputusan. Masing-masing menejer tim masih tetap bertahan. Jadi dalam waktu penundaan laga, kita upaya carikan solusi," jelasnya.

Suhdan menambahkan, jika sudah ada solusi, maka laga akan dilanjutkan. Namun jika tidak, maka harus ada keputusan alternatif yang diambil.

"Jadi nanti kita lihat seperti apa. Tapi muda-mudahan ada solusinya agar turnamen ini bisa berjalan sukses, dan aman," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved