Pemkab Halmahera Selatan
Buka Seleksi 7 Jabatan Eselon II, Bupati Halmahera Selatan: Daerah Butuh Pemimpin yang Bekerja
Panitia seleksi (Pansel) 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, memulai tahapan seleksi
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Panitia seleksi (Pansel) 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, memulai tahapan seleksi.
- Pansel sebelumnya mengumumkan sebanyak 26 nama, yang lulus dalam tahapan seleksi adminstrasi.
- Seleksi 7 jabatan eselon II ditandai dengan pengalungan id card oleh Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, kepada peserta seleksi di aula Kantor Dinas Pendidikan, Jumat (19/12/2025).
TRIBUNTERBATE.COM, BACAN - Panitia seleksi (Pansel) 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, memulai tahapan seleksi.
Pansel sebelumnya mengumumkan sebanyak 26 nama, yang lulus dalam tahapan seleksi adminstrasi.
Seleksi 7 jabatan eselon II ditandai dengan pengalungan id card oleh Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, kepada peserta seleksi di aula Kantor Dinas Pendidikan, Jumat (19/12/2025).
Baca juga: Jelang Nataru, Motoris Speedboat Pelabuhan Mangga Dua Ternate Terima Bantuan
Di hadapan para peserta, Bassam menegaskan bahwa jabatan tinggi tidak diwariskan, namun harus dipertarungkan lewat kapasitas, integritas, dan rekam jejak.
Pemerintah daerah, menurut dia, berkomitmen penuh menjalankan seleksi secara transparan dan objektif.
Proses ini dirancang untuk menyaring pemimpin birokrasi yang tidak hanya cakap di atas kertas, tetapi juga mampu menjadi penggerak kebijakan serta pelayan publik yang hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Yang dibutuhkan daerah ini adalah pemimpin yang bekerja, bukan sekadar menduduki kursi jabatan," ujar Bassam dengan nada tegas.
Ketua DPD PKS Halmahera Selatan itu juga mengungkapkan bahwa pejabat pimpinan tinggi harus memiliki kepemimpinan kuat.
Kemudian keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan mendorong kinerja organisasi perangkat daerah agar pelayanan publik semakin meningkat.
Bassam pun mengingatkan bahwa jabatan bukanlah simbol kekuasaan atau prestise. Di baliknya, melekat amanah besar dan tanggungjawab moral kepada masyrakat.
“Jabatan itu soal tanggungjawab, soal melayani masyarakat dengan sepenuh hati," tandasnya.
Baca juga: Usaha Terlindungi dan Naik Kelas melalui Pendaftaran Merek
Berikut 7 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan yang diseleksi:
1. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
2. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
3. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)
4. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
5. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
6. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
7. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP). (*)
| Inspektorat Halsel Hanya Audit 100 dari 249 Desa pada 2026, Ini Alasannya |
|
|---|
| Karena Anggaran Terbatas, Pemkab Halmahera Selatan Tiadakan Festival Saruma 2026 |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Jadwalkan Open Job Fair 2026, Hadirkan Perusahaan Penyedia Lapangan Kerja |
|
|---|
| DPMD Halmahera Selatan Bakal Tindak Kades Nonaktif yang Nekat Cairkan DD Rp 40 Juta |
|
|---|
| Belanja Pegawai Capai 36 Persen, Pemkab Halmahera Selatan Dorong Nilai APBD Diperbesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Bassam-Kasuba-seleksi-jabatan.jpg)