Senin, 27 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Disdikbud Malut Paparkan Capaian Pendidikan 2025: Sekolah Gratis hingga Transformasi Digital

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan laporan komprehensif capaian pembangunan

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com/Sansul Sardi/Sansul Sardi
LAPORAN - Paparan Kadikbud Malut Abubakar Abdullah dalam laporan komprehensif capaian pembangunan sektor pendidikan sepanjang tahun 2025, Minggu (28/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Dikbud Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan laporan komprehensif capaian pembangunan sektor pendidikan sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Malam Apresiasi di Aula SMK Negeri 2 Ternate.
  • Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, mitra strategis, kepala sekolah, guru.
  • Sektor pendidikan Maluku Utara terus mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi akses, kualitas layanan, maupun penguatan sdm.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan laporan komprehensif capaian pembangunan sektor pendidikan sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Malam Apresiasi di Aula SMK Negeri 2 Ternate, Minggu (28/12/2025) malam.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah Samsudin Abdul Kadir, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, mitra strategis, kepala sekolah, guru, serta para pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam laporannya, Abubakar menyampaikan bahwa sektor pendidikan Maluku Utara terus mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi akses, kualitas layanan, maupun penguatan sumber daya manusia.

Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Selasa 30 Desember 2025, BMKG Prediksi Hujan Ringan Merata

Salah satu capaian utama adalah keberlanjutan Program Pendidikan Gratis, yang sejak Maret hingga Desember 2025 telah menjangkau 68.512 peserta didik, terdiri dari siswa sekolah negeri dan swasta, termasuk MA dan SMAK.

Program ini menjadi komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan pendidikan tidak lagi menjadi beban ekonomi keluarga.

Di bidang sarana dan prasarana, Pemprov Maluku Utara melalui APBD 2025 mengalokasikan anggaran lebih dari Rp53,8 miliar untuk merevitalisasi 68 sekolah. Pekerjaan meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar, aula, laboratorium, toilet, ruang guru hingga rumah dinas. Seluruh pekerjaan dilaporkan telah rampung 100 persen, termasuk Aula SMK Negeri 2 Ternate yang kini kembali difungsikan dan diresmikan pada malam apresiasi tersebut.

Transformasi digital pendidikan juga menjadi perhatian serius. Sepanjang 2025, sebanyak 89 sekolah di wilayah blank spot telah mendapat intervensi jaringan internet. Program ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan, seiring dukungan Presiden RI melalui bantuan Smart TV.

Selain itu, sebanyak 616 unit komputer telah didistribusikan ke 65 sekolah, dan pada 2026 Pemprov Maluku Utara mengalokasikan tambahan anggaran Rp10 miliar untuk pengadaan perangkat TIK lanjutan.

Pada aspek kesehatan peserta didik, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) telah menjangkau 320 dari 407 sekolah atau sekitar 78 persen. Sebanyak 39.486 siswa telah menjalani pemeriksaan kesehatan, dengan 89 sekolah di antaranya telah mencapai cakupan 100 persen.

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir 2025 telah menyentuh 95 sekolah dengan jumlah penerima manfaat mencapai 24.643 siswa. Program ini terus diperluas secara bertahap untuk menjangkau seluruh satuan pendidikan.

Dalam upaya peningkatan mutu guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga melaksanakan pelatihan berbasis deep learning, koding, dan kecerdasan artifisial (AI). Sebanyak 226 guru dan kepala sekolah telah mengikuti pelatihan tersebut melalui dukungan BOSP Kinerja bekerja sama dengan KGTK Maluku Utara.

"Profiling guru dan kepala sekolah bekerja sama dengan Sampoerna Foundation tengah dilakukan sebagai dasar perumusan kebijakan peningkatan kualitas pendidik," kata Abubakar.

Saat ini, jumlah guru di Maluku Utara tercatat sebanyak 6.215 orang, terdiri dari 2.307 PNS, 1.757 PPPK, dan 2.151 guru non-ASN.

Di bidang prestasi peserta didik, pemerintah daerah terus memfasilitasi keikutsertaan siswa dalam berbagai ajang akademik tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Sementara untuk dukungan pembiayaan, realisasi Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 mencapai 22.222 siswa dengan total anggaran lebih dari Rp25,8 miliar dan masa pencairan hingga 31 Januari 2026.

Baca juga: 12 Ramalan Shio Hari Ini Senin 29 Desember 2025: Cinta, Karier, Nomor Hoki Lengkap

Pada sektor kebudayaan, Maluku Utara hingga 2025 telah memiliki 74 Warisan Budaya Takbenda (WBTB). Tahun ini, pemerintah kembali menerima penetapan 10 WBTB baru dari Kementerian Kebudayaan. Selain itu, tiga situs bersejarah Masjid Sultan Ternate, Makam Sultan Babullah, dan Makam Mahmud Badaruddin II ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved