KDRT
Dilaporkan Istri atas Dugaan KDRT, Bripda Zulfadli Anggota Polres Halmahera Tengah Buka Suara
Bripda Zulfadli, anggota Polres Halmahera Tengah yang berdinas di Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), buka suara usai dilaporkan istrinya
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Bripda ZW alias Zulfadli, anggota Polres Halmahera Tengah yang berdinas di Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), buka suara usai dilaporkan istrinya ke Propam atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
- Zulfadli dilaporkan oleh istrinya berinisial FJ alias Febi (22), warga Kota Ternate, Maluku Utara.
- Kepada TribunTernate.com, Zulfadli mengaku permasalahan rumah tangga tersebut berujung pada laporan istrinya ke Propam.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Bripda ZW alias Zulfadli, anggota Polres Halmahera Tengah yang berdinas di Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), buka suara usai dilaporkan istrinya ke Propam atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Zulfadli dilaporkan oleh istrinya berinisial FJ alias Febi (22), warga Kota Ternate, Maluku Utara.
Kepada TribunTernate.com, Zulfadli mengaku permasalahan rumah tangga tersebut berujung pada laporan istrinya ke Propam.
Baca juga: Bulan K3 Nasional 2026, PLN UIW MMU Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Unit
“Awalnya orang tua saya mengirim pesan agar saya datang ke Ternate, namun hanya mengizinkan saya datang sendiri. Setelah selesai berkomunikasi dengan orang tua, saya tertidur. Saat itulah istri saya mengambil ponsel saya dan memeriksa isi percakapan tersebut,” katanya, Senin (12/1/2026).
Setelah mengecek isi percakapan tersebut, kata Bripda Zulfadli, Febi kemudian mengambil tangkapan layar dan mengirimkannya kepada orang tuanya, sambil mempertanyakan alasan dirinya tidak diizinkan ikut ke Ternate.
“Di situ dia menghubungi orang tua saya dan menyampaikan ancaman. Awalnya saya tidak menanggapi, namun orang tua saya kemudian menelepon dan memarahi saya karena sikap istri saya,” jelasnya.
Bripda Zulfadli mengaku persoalan tersebut membuat dirinya memarahi sang istri atas sikap yang dinilai tidak pantas terhadap orang tuanya.
“Dari situ terjadi cekcok panjang hingga saya terbawa emosi dan menamparnya. Saya juga sempat menelepon orang tuanya untuk melaporkan sikapnya kepada orang tua saya,” bebernya.
Mengetahui itu, kata Bripda Zulfadli, Febi marah hingga banting barang di dalam rumah dan melarikan diri ke Ternate.
Baca juga: Lantik Kepala Kemenag Tidore dan Halmahera Barat, Amar Manaf Tekankan Integritas
“Awalnya dia ingin ke Polres lapor tetapi saya bilang ini hanya masalah sepele, tetapi dia ngotot dan lapor, hingga dia ke Ternate,” tambahnya.
Sebagai seorang suami, Bripda Zulfadli menginginkan jalan terbaik.
“Kalau saya ini hanya masalah rumah tangga, tetapi dia perbesar hingga lapor dan minta cerai, ya saya ikuti saja semua proses yang ada,” katanya mengakhiri. (*)
| Oknum Polisi di Ternate Dilaporkan Istri atas Dugaan KDRT |
|
|---|
| Ketahuan Selingkuh hingga Lakukan KDRT, Pasutri di Taliabu Dipulangkan ke Desa Asal |
|
|---|
| 16 Adegan Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus KDRT di Ternate |
|
|---|
| Update Kasus KDRT Oknum Brimob di Ternate, Polisi Periksa 7 Saksi |
|
|---|
| Tanpa Banding, Anggota Brimob di Ternate Dipecat Usai Terbukti KDRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/kdrt-polisi-2.jpg)