Data BPS
Data BPS 2025: Jabatan Lurah dan Kades di Maluku Utara Masih Didominasi Laki-laki
BPS Maluku Utara mencatat jabatan kepala desa dan lurah di Maluku Utara masih kuat didominasi oleh laki-laki. Hal ini tergambar dalam publikasi BPS
Ringkasan Berita:
- BPS Provinsi Maluku Utara mencatat jabatan kepala desa dan lurah di Maluku Utara masih kuat didominasi oleh laki-laki.
- Hal ini tergambar dalam publikasi Statistik Potensi Desa Provinsi Maluku Utara 2025 yang dirilis pada 31 Desember 2025.
- Berdasarkan data BPS, dari total 1.012 desa dan kelurahan di Maluku Utara, sebanyak 945 dipimpin oleh kepala desa atau lurah berjenis kelamin laki-laki. Sementara keterwakilan perempuan sebagai kepala desa atau lurah baru mencapai 67 orang.
TRIBUNTERNATE.COM –
Berdasarkan data BPS, dari total 1.012 desa dan kelurahan di Maluku Utara, sebanyak 945 dipimpin oleh kepala desa atau lurah berjenis kelamin laki-laki. Sementara keterwakilan perempuan sebagai kepala desa atau lurah baru mencapai 67 orang.
Baca juga: Malut United Jadi Tim Paling Produktif di Paruh Pertama: Ungguli Persib, Persija dan Borneo FC
Dominasi laki-laki juga terlihat hampir di seluruh kabupaten dan kota. Kabupaten Halmahera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kepala desa/lurah terbanyak, yakni 239 orang, dengan 222 di antaranya laki-laki dan hanya 17 perempuan. Kondisi serupa terjadi di Halmahera Barat, di mana dari 167 kepala desa/lurah, sebanyak 161 dijabat laki-laki dan hanya 6 perempuan.
Di Kabupaten Halmahera Utara, tercatat 156 kepala desa/lurah, dengan 140 laki-laki dan 16 perempuan. Halmahera Timur bahkan mencatat ketimpangan lebih besar, dengan 98 kepala desa/lurah laki-laki dan hanya 1 perempuan dari total 99 desa/kelurahan.
Kota Ternate menjadi salah satu wilayah dengan proporsi perempuan relatif lebih tinggi dibanding daerah lain. Dari 69 kepala desa/lurah di Kota Ternate, sebanyak 15 di antaranya dijabat perempuan, sementara 54 lainnya laki-laki. Kota Tidore Kepulauan juga mencatat 5 lurah perempuan dari total 88 kepala desa/lurah.
Selain kepala desa dan lurah, BPS juga mencatat komposisi sekretaris desa dan kelurahan. Dari total 1.167 sekretaris desa/kelurahan di Maluku Utara, sebanyak 1.011 dijabat laki-laki dan 156 oleh perempuan. Meski keterwakilan perempuan sebagai sekretaris desa/kelurahan lebih besar dibanding posisi kepala desa/lurah, laki-laki tetap menjadi mayoritas.
Di Halmahera Selatan, misalnya, terdapat 249 sekretaris desa/kelurahan, dengan 240 laki-laki dan hanya 9 perempuan. Sementara di Kota Ternate, keterwakilan perempuan cukup signifikan, yakni 24 dari total 56 sekretaris desa/kelurahan.
Baca juga: 6 Shio Ini Membawa Keberuntungan dan Kemakmuran Besar Besok Rabu 21 Januari 2026
BPS menjelaskan, pemerintah desa atau kelurahan merupakan unsur penyelenggara pemerintahan yang dipimpin oleh kepala desa atau lurah, dibantu perangkat desa/kelurahan, termasuk sekretaris desa/kelurahan yang berperan penting dalam administrasi pemerintahan.
Data ini menunjukkan bahwa hingga 2025, kepemimpinan pemerintahan desa dan kelurahan di Maluku Utara masih didominasi laki-laki, sementara keterlibatan perempuan dalam posisi strategis pemerintahan lokal masih relatif terbatas. (*)
| Harga Melonjak, Inflasi Tahunan Maluku Utara Tembus 5,85 Persen per Februari 2026 |
|
|---|
| Luas Panen Menyusut, Produksi Padi Maluku Utara per 2025 Hanya 22.642 Ton GKG |
|
|---|
| Dari 668 Ribu Pekerja di Maluku Utara, Paling Banyak Bekerja di Lapangan Usaha Ini |
|
|---|
| BPS: Pengangguran di Maluku Utara per November 2025 Turun 0,11 persen |
|
|---|
| Penduduk Miskin Maluku Utara per September 2025 Berkurang 4,88 Ribu Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/tangakapan-layar-bps-malut-1.jpg)