Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Data BPS

Harga Melonjak, Inflasi Tahunan Maluku Utara Tembus 5,85 Persen per Februari 2026

Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi tahunan sebesar 5,85 persen pada Februari 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di dua daerah IHK.

Tayang:
TribunTernate.com/Faisal Amin
INFLASI MALUKU UTARA - Ikan segar yang dijual di Pasar Rum Kota Tidore Kepulauan. Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi tahunan (y-on-y) sebesar 5,85 persen pada Februari 2026. Sejumlah komoditas tercatat dominan menyumbang inflasi, antara lain tarif listrik, emas perhiasan, berbagai jenis ikan (malalugis, cakalang, tuna, selar, tongkol, lolosi, dan kembung), bahan bakar rumah tangga. 
Ringkasan Berita:
  1. Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi tahunan (y-on-y) sebesar 5,85 persen pada Februari 2026.
  2. Berdasarkan hasil pemantauan di dua daerah Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Ternate dan Halmahera Tengah, terjadi kenaikan IHK dari 106,41 pada Februari 2025 menjadi 112,64 pada Februari 2026.
  3. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, inflasi y-on-y Februari 2026 jauh lebih tinggi. Pada Februari 2025, inflasi tercatat hanya sebesar 0,16 persen.

TRIBUNTERNATE.COM – Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi tahunan (y-on-y) sebesar 5,85 persen pada Februari 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan di dua daerah Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Ternate dan Halmahera Tengah, terjadi kenaikan IHK dari 106,41 pada Februari 2025 menjadi 112,64 pada Februari 2026.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, inflasi y-on-y Februari 2026 jauh lebih tinggi. Pada Februari 2025, inflasi tercatat hanya sebesar 0,16 persen.

Baca juga: Luas Panen Menyusut, Produksi Padi Maluku Utara per 2025 Hanya 22.642 Ton GKG

Ternate Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi

Dari dua daerah penghitungan IHK di Maluku Utara, Badan Pusat Statisik (BPS) mencatat inflasi tertinggi terjadi di Kota Ternate sebesar 6,57 persen dengan IHK 113,22. Sementara Kabupaten Halmahera Tengah mengalami inflasi lebih rendah, yakni 2,64 persen dengan IHK 110,00.

Angka ini menunjukkan bahwa tekanan harga terbesar di Maluku Utara pada Februari 2026 lebih dominan terjadi di Kota Ternate.

Kelompok Pengeluaran Penyumbang Inflasi

Inflasi y-on-y terjadi akibat kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi tercatat pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 14,61 persen.

Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,28 persen, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 7,96 persen.

Kelompok lainnya yang juga mengalami kenaikan adalah penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,12 persen), kesehatan (1,45 persen), pakaian dan alas kaki (1,21 persen), transportasi (0,53 persen), serta perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,03 persen).

Sementara itu, tiga kelompok mengalami deflasi, yakni pendidikan sebesar 20,40 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,20 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen.

Komoditas Pemicu Kenaikan Harga

Sejumlah komoditas tercatat dominan menyumbang inflasi, antara lain tarif listrik, emas perhiasan, berbagai jenis ikan (malalugis, cakalang, tuna, selar, tongkol, lolosi, dan kembung), bahan bakar rumah tangga.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Pastikan Jembatan Ake Bibinoi Dibangun 2026

Kontrak rumah, tarif angkutan udara dan laut, beras, bawang merah, minyak goreng, sigaret kretek mesin (SKM), martabak, hingga daging ayam ras.

Dari sisi andil inflasi, kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar sebesar 2,73 persen, diikuti kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,60 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,77 persen.

Data ini merupakan publikasi resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara yang disampaikan langsung oleh Kepala BPS Maluku Utara melalui kanal YouTube resmi BPS pada Senin (2/3/2026). (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved