Pemprov Malut
Panitia Rampungkan Seleksi Petugas Haji Malut 2026, Hasil Diumumkan Akhir Pekan
Proses Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) Provinsi Maluku Utara tahun 2026 memasuki tahap krusial.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Proses Seleksi PHD Provinsi Maluku Utara tahun 2026 memasuki tahap krusial.
- Ketua Panitia Seleksi PHD Maluku Utara, Fadly I. Muhammad, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
- Fadly mengungkapkan, setelah melalui tahapan verifikasi administrasi, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi lanjutan. Pada Kamis (22/1/2026) kemarin, seleksi CAT dan wawancara digelar di Asrama Haji Ternate.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Proses Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) Provinsi Maluku Utara tahun 2026 memasuki tahap krusial.
Ketua Panitia Seleksi PHD Maluku Utara, Fadly I. Muhammad, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Fadly mengungkapkan, setelah melalui tahapan verifikasi administrasi, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi lanjutan. Pada Kamis (22/1/2026) kemarin, seleksi Tes Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara digelar di Asrama Haji Ternate.
Baca juga: Buka Musprov POSSI Malut 2026, Sarbin Sehe Komitmen Berantas Bom Ikan
“Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos kemudian mengikuti tes CAT dan wawancara. Saat ini proses wawancara sedang berlangsung,” ujar Fadly, Jumat (23/1/2026) kepada Tribunternate.com di Ternate.
Ia menjelaskan, wawancara diikuti oleh 22 peserta. Untuk pelayanan umum, diuji oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, sementara pelayanan kesehatan oleh dr. Selvi, selaku Direktur RSUD Sofifi.
“Target kami hari ini seluruh tahapan wawancara dapat diselesaikan. Jika berjalan sesuai rencana, besok hasil seleksi sudah bisa diketahui,” jelasnya.
Sementara itu, hasil Tes CAT telah keluar secara serentak bersama pusat. Pelaksanaan CAT dilakukan melalui sistem daring menggunakan aplikasi Zoom yang terhubung langsung dengan Kementerian Agama RI.
“Tes CAT berlangsung selama kurang lebih 80 menit per peserta. Nilai langsung keluar setelah tes selesai, sehingga prosesnya sangat objektif dan transparan,” ungkap Fadly.
Ia menambahkan, hasil CAT menunjukkan capaian nilai yang cukup variatif, namun secara umum cukup maksimal. Hal tersebut menjadi indikator bahwa seleksi berjalan adil dan profesional.
Dari seluruh rangkaian seleksi, Panitia PHD Maluku Utara akan menetapkan empat orang petugas haji daerah, yang terdiri dari dua petugas pelayanan umum dan dua petugas pelayanan kesehatan.
Fadly menjelaskan, petugas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam mendampingi jemaah, khususnya jemaah lanjut usia dan jemaah dengan riwayat penyakit bawaan.
"Mereka bertugas membantu pemeriksaan kesehatan serta mengawal kondisi jemaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah. Petugas pelayanan umum bertanggung jawab penuh mendampingi jemaah selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji."
“Petugas pelayanan umum harus benar-benar memahami seluruh proses penyelenggaraan haji dan memiliki pengalaman mendampingi jemaah. Profesionalisme menjadi syarat mutlak,” tegasnya.
Baca juga: 5 Shio Paling Beruntung Besok Sabtu 24 Januari 2026, Raih Hoki dan Kemakmuran
Selain itu, setiap petugas diwajibkan mampu menyusun dan menyampaikan laporan harian terkait kondisi dan aktivitas jemaah. Laporan tersebut disampaikan secara rutin kepada Gubernur Maluku Utara melalui pemerintah provinsi.
Terkait latar belakang peserta, Fadly menjelaskan bahwa untuk bidang pelayanan umum, persyaratan minimal lulusan Sarjana (S1). Peserta non-ASN wajib menyertakan rekomendasi dari organisasi Islam yang diakui dan berada di bawah naungan pemerintah.
“Mayoritas peserta yang lolos memang memiliki rekomendasi organisasi. Tanpa rekomendasi, peluang untuk lolos seleksi administrasi sangat kecil,” pungkasnya. (*)
| Maluku Utara Jadi Lokus Policy Sandbox Penguatan Pers dan Media BEJO’S |
|
|---|
| Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
| Gubernur Malut Ganti Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Rosita Alkatiri Jadi Plt |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/petugas-haji-2026-fadly-u-muhammad-1.jpg)