Data BPS
BPS: Pengangguran di Maluku Utara per November 2025 Turun 0,11 persen
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Maluku Utara pada November 2025 tercatat mengalami penurunan
Ringkasan Berita:
- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Maluku Utara pada November 2025 tercatat mengalami penurunan.
- Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara melaporkan TPT November 2025 sebesar 4,44 persen, turun 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 4,55 persen.
- Data tersebut disampaikan Kepala BPS Maluku Utara, Simon Sapari, melalui live rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di channel YouTube BPS Provinsi Maluku Utara, Kamis (5/2/2026).
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE — Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Maluku Utara pada November 2025 tercatat mengalami penurunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara melaporkan TPT November 2025 sebesar 4,44 persen, turun 0,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 4,55 persen.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Maluku Utara, Simon Sapari, melalui live rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di channel YouTube BPS Provinsi Maluku Utara, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Ada Apa dengan PSM Makassar, Seret Kemenangan di 7 Laga Beruntun Super League
“Angka ini dapat diartikan terdapat sekitar 4 orang penganggur dari setiap 100 orang angkatan kerja,” jelas Simon.
TPT Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-laki
BPS Maluku Utara mencatat, pada November 2025 tingkat pengangguran perempuan masih lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
TPT perempuan tercatat sebesar 4,97 persen, sedangkan TPT laki-laki berada pada angka 4,12 persen.
Meski demikian, keduanya sama-sama mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2025.
TPT laki-laki turun sebesar 0,07 persen poin, sementara TPT perempuan turun lebih besar yakni 0,18 persen poin.
Pengangguran di Perkotaan Masih Lebih Tinggi
Jika dilihat berdasarkan wilayah tempat tinggal, pengangguran di daerah perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan perdesaan.
Pada November 2025, TPT perkotaan tercatat sebesar 5,79 persen, sedangkan TPT perdesaan sebesar 3,82 persen.
Dibandingkan Agustus 2025, TPT perkotaan turun cukup signifikan sebesar 0,33 persen poin, sementara TPT perdesaan hanya turun tipis sebesar 0,03 persen poin.
Baca juga: Zakat Fitrah Ternate 2026 Rp45.000 per Jiwa, Ini Besaran Maal dan Fidyah
Lulusan SMK Jadi Kelompok Paling Rentan Menganggur
BPS Maluku Utara juga menyoroti tingkat pengangguran berdasarkan jenjang pendidikan.
Pada November 2025, tingkat pengangguran tertinggi di Maluku Utara berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan TPT sebesar 7,63 persen.
Sementara itu, tingkat pengangguran terendah berada pada lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 2,35 persen. (*)
| Tingkat Hunian Hotel di Malut Februari 2026 Turun, Lama Menginap Ikut Menyusut |
|
|---|
| Inflasi Maluku Utara Maret 2026 Capai 2,56 Persen, Harga Ikan hingga Tarif Listrik Jadi Pemicu |
|
|---|
| Harga Melonjak, Inflasi Tahunan Maluku Utara Tembus 5,85 Persen per Februari 2026 |
|
|---|
| Luas Panen Menyusut, Produksi Padi Maluku Utara per 2025 Hanya 22.642 Ton GKG |
|
|---|
| Dari 668 Ribu Pekerja di Maluku Utara, Paling Banyak Bekerja di Lapangan Usaha Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ilustrasi-pengangguran-dari-canvacom.jpg)